Jangan bersedih, karena kesedihan itu akan membuat rumah yang luas, harta yang melimpah, paras yang menawan, kedudukan yang tinggi, ilmu yang dalam tidak ada gunanya sedikit pun
Jangan bersedih, sebab kesedihan hanya akan membuat makanan yang enak terasa hambar, langit yang indah terasa hampa, bunga yang mekar menjadi layu, dan kehidupan dunia menjadi penjara yang pengap
Jangan bersedih, karena kita masih memiliki dua mata, dua telinga, dua bibir, dua tangan, dan dua kaki, lidah dan hati. Kita masih merasakan kedamaian, keamanan, dan kesehatan
Jangan bersedih, karena kita masih memiliki agama yang kita yakini, rumah yang kita diami, nasi yang kita makan, air yang kita minum, pakaian yang kita pakai, dan saudara tempat kita berbagi rasa
Mengapa kita harus bersedih?
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?









Posted by vend on 2 September, 2007 at 2:47 am
lagi sedih kenapa fit?
soalnya klo aku post yang seperti ini, itu sedikit banyak ditujukan buat memotivasi diri sendiri
Posted by fitrasani on 2 September, 2007 at 3:17 am
hehehe cukup empati jg…
yup bener, seperti itu emang kualami
Posted by mullah ahmad sahidin on 4 September, 2007 at 4:30 am
hhhmmmm. nasehatnya bagus juga. Tapi apakah yang nulisnya udah bisa aplikasikan dalam kehidupannya.
Jujur aje, kalau aku sih belum bisa atasi itu, karena sedih dan duka itu merupakan fitrah ilahi yang harus melekat dan ada pada setiap insan. jika kita sedih dan menangis karena peristiwa tragis, itu namanya fitrah….Kunjungi http://hauzah.wordpress.com
Posted by mata on 4 September, 2007 at 4:54 am
ya memang benar.
jangan bersedih. apa gunanya bersedih… mendingan bahagia saja…
Posted by fitrasani on 5 September, 2007 at 5:32 pm
@mullah: hehehehe makanya ditulis spy bsa mengingatkan diri sendiri ^_^
@mata: itu yg sy mau hihihhiihhihi
Posted by spoiler on 6 September, 2007 at 7:44 am
norak… norak…. !!!
gak menarik…..
Posted by putut on 24 Februari, 2008 at 9:48 am
kayak la-tahzan aja
penggemarnya ya?