Posted by: fitrasani on: 10 September, 2007
AYAH BUNDAKU
Bunda
engkau adalah
rembulan yang menari
dalam dadaku
Ayah
engkau adalah
matahari yang menghangatkan
hatiku
Ayah Bunda
kucintai kau berdua
seperti aku
mencintai surga
Semoga Allah mencium ayah bunda
dalam tamanNya terindah
nanti
(Januari 2002, dari buku: Untuk Bunda dan Dunia, DAR Mizan 2004)
Pertama kali saya membaca puisi di atas, saya langsung ingin tahu siapa arsitek dari rangkaian kata-kata yang dalam itu.
Pertama kali saya membaca surat untuk [...]
Latest Comments