Posted by: fitrasani on: 8 Maret, 2008
Hari ini adalah momen Wisuda ITB
Momen wisuda tentunya identik dengan perpisahan
Berbicara tentang perpisahan saya kadang-kadang suka ngelantur mikirin yang mana paling menyedihkan ditinggalkan atau meninggalkan
Selalu terharu bila membayangkan saya menjadi mereka…
Bukan hanya karena meninggalkan kampus beserta isinya
Tapi juga akan meninggalkan banyak kenangan dan pembelajaran di kampus ganesha ini
Selamat jalan kakak-kakak, sahabat, teman para wisudawan/wisudawati
Selamat mengejar mimpi
Banyak teman yang datang memberikan banyak kenangan dan akhirnya pergi meninggalkan
Tapi masih perlukah bersedih, karena selalu ada yang datang dan pergi karena tidak ada yang abadi
Jadi ingat kata orang, Ketika kamu mendapatkan manfaat dari pertemanan dan merasa bahagia dengan perkawanan, maka itu adalah kebahagiaan tersendiri buat kamu
Ada hal lain yang juga terpikirkan bila menonton wisuda di ITB
setiap momen tersebut selalu memunculkan perasaan yang sama,,,
yaitu dimana selalu terbayang ketika saya akhirnya di posisi wisudawan dan bisa mempersembahkan kelulusan untuk orang tua…
Pasti bahagia sekali rasanya…
Yah entah ini pikiran sejak kapan tapi kelulusan kuliah alias sebuah gelar itu selalu kuidentikkan adalah hadiah buat orang tua
Padahal masuk kuliah termasuk memilih kampus pun bukan karena dorongan orang tua
Namun, bila membayangkan pengorbanan mereka untuk membawaku hingga taraf pendidikan setinggi ini dan termasuk juga di kampus se-terkenal ini ah rasanya ingin segera kupersembahkan kado itu buat mereka…
Tentunya dengan harapan setelah ini saya harus mandiri semandirinya.. *kyaa tapi sumber keuangan tetap saja belum punya*
Eniwei, entah ini pertanda atau apa,
beberapa hari yang lalu, ibu tiba-tiba menanyakan sebuah kalimat pamungkas yang tidak siap kujawab *mungkin karena merasa tersindir atas pengerjaan TA yg belum lancar
*
“kapan mau lulus??? ingat tujuan utamanya…bla bla bla…“
Ini adalah pertama kali saya ditanyakan seperti itu oleh orang tua saya, *kalau gak salah ingat ^_^*
Untungnya orang tua saya bukanlah tipe orang tua yang memaksakan kehendaknya pada anaknya termasuk kelulusan. Setidaknya ini bukti saya diperhatikan sekali,,, *Wuaaa, jangan-jangan kalimat itu sudah ingin ditanyakan sejak dulu atau terinspirasi karena beliau habis membaca postingan ini*
Itulah sepenggal cerita ttg suatu hal yang menjadi pemikiran saya kalau ada wisuda
eniwei, Udah nyiapin jawaban Buat yang komen “kapan mau lulus?”
jawabannya: doakan sesuai dengan rencanaku ^_^ (tidak perlu menyebutkan kapan
)
1 | fitra
Lagi iseng googling namaku sendiri, ehh… ketemu blog ini, eh namanya sama, eeh…sama-sama suka mimpi ;-). Baru lulus yaa…selamat mengejar mimpi yaa, salam kenal….
Latest Comments