Sesuai dengan judul postingan ini bukan berarti saya ingin bercerita banyak tentang kartini,, bukan pula karena saya ingin menulis tentang emansipasi wanita atau isu lainnya yang terkadang disandingkan dengan perayaan kartini. Sesungguhnya saya tidak ingin terjebak dengan masalah perbedaan gender ini. Saya yakin bahwa perempuan dan lelaki diciptakan berbeda untuk saling mengisi dan menyempurnakan.
QS. Adz Dzaariyaat (51): 49
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah
Oke.. saya rasa cukup bercerita sedikit tentang perempuan. Cuma kebetulan karena hari ini hari kartini saya jadi ingat sosok Kartini yang ceritanya saya sering dengar saat SD dulu. Seorang perempuan tangguh yang memperjuangkan prinsip yang dipegangnya. Sederhananya adalah wanita yang berkarakter. Atas segala kesan maupun perspektif tentang kartini mungkin cukup hal itulah yang teringat di saya. Mungkin, Saya tidak begitu mengenal kartini dibandingkan yang lain tapi tidak masalah bukan bila saya melihat kartini sebagai seorang pahlawan yang identik dengan pengorbanan. Bagi saya, banyak wanita yang bisa disejajarkan dengan kartini tentunya.
Yah, terus apa hubungannya dengan Kongres78… Yah tidak sengaja malam ini tiba-tiba saya jadi teringat dengan beberapa teman perempuan yang selama setahun belakangan ini cukup intens mengisi hari-hariku. Yah, saya menemukan sisi-sisi kartini di diri mereka masing-masing walaupun tentunya dengan ciri yang berbeda-beda. Mereka adalah Shally AR04, Ayu MA05, Dhian KI04, Kyky BI04 yaitu senator kongres78 yang sudah sepantasnya disebut kartini-kartini muda.

Shally (jaket biru terang), saya mengenalnya sejak OSKM2005 dan kagum dengan aura dan karakter pembawaannya (bingung menggambarkannya yang pasti saya ingin memberi titel bahwa ‘perempuan ini tidak mudah ditaklukkan’), kurang lebih saya banyak belajar tentang ketegasan dan keberanian darinya.
Sebaliknya, dari Ayu (jaket merah) saya belajar tentang keanggunan seorang perempuan. Sama halnya dengan namanya, bagi saya dia adalah ‘kartini ayu’ dimana saya bisa belajar bagaimana perilaku seorang perempuan jawa yang konon sangat patuh (katanya sih) dan kayaknya sangat sulit hahaha.
Sedangkan Dhian (jaket biru tua), sahabat saya sejak dulu di kabinet mengajarkan saya menjadi seorang perempuan tangguh, benar-benar tangguh tentunya. Perempuan yang tidak mau menunjukkan kelemahannya, siapa sangka teman saya ini bisa tidak tidur berhari-hari agar bisa tetap aktif di segala hal. Perempuan yang selalu optimal dalam segala hal termasuk beribadah… Subhanallah,,,
Sedangkan Kyky (jaket kuning), orang yang menginspirasi saya membuat tulisan ini karena status ymnya, sahabat saya yang terakhir sangat mengajarkan saya tentang keceriaan, sejak awal dia bergabung membuatku bersyukur saya bisa menemukan keceriaan di lingkungan yang awalnya terkesan serius (akhir-akhirnya justru tidak terlihat serius semuanya ^_^). Tapi masih ada ilmu yang belum saya peroleh dari dia (pokoknya setelah dia selesai menimba ‘ilmu itu’ saya harus jadi orang pertama yang dibagi hahaha)

Masih banyak kesan dan kenangan tentang kartini-kartini muda itu yang mungkin tidak terpikirkan saat ini. Pastinya, saya sangat kagum atas keteguhan hati, pengorbanan, kematangan, dan konsistensi mereka. Setahun ‘bertahan’ di kongres dengan tanpa imbalan sama sekali bahkan kadang pulang rapat pun susah ;). Saya belajar banyak dari mereka selama setahun ini dan semoga tidak sampai disitu.
Terima kasih Ya Rabb Kau berikanku kesempatan mengenal kartini-kartini hebat seperti mereka, kartini-kartini muda yang memberikan banyak inspirasi bagiku. Semoga kami bisa selalu menjalin tali persaudaraan yang erat di dunia dan akhiratmu.
-sebenarnya sulit membuat tulisan ini sama sulitnya ketika saya harus bercerita tentang kehebatan ibu saya,,, karena kartini-kartini diatas spesial di mata saya ^_^-
Status tulisan: masih akan bertambah seiringnya waktu berhubung saat ini statusnya lagi nge-AIB -.-
Ditulis dalam Kongres, idola, kartini, special time









