<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berawal dari Mimpi</title>
	<atom:link href="http://fitrasani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fitrasani.wordpress.com</link>
	<description>Tempat berbagi dan bermimpi</description>
	<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 03:10:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>Lihat dirimu&#8230; semakin jauh mengayuh</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/18/lihat-dirimu-semakin-jauh-mengayuh/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/18/lihat-dirimu-semakin-jauh-mengayuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 03:08:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>

		<category><![CDATA[kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja ikut perayaan wisuda mahasiswa Informatika Juli 2008&#8230; Kyaaa berasa deg-degan dan terjepit karena bentar lagi agustus,, september,,, Berasa sedih juga karena membayangkan berada di posisi yang sedang wisuda&#8230; Terharu banget pastinya,,, Berasa bahagia juga membayangkan menjadi orang tua dari masing-masing wisudawan maupun wisudawati&#8230; khususnya menjadi seorang ibu  &#8230; nah berhubungan dengan ibu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Baru saja ikut perayaan wisuda mahasiswa Informatika Juli 2008&#8230; Kyaaa berasa deg-degan dan terjepit karena bentar lagi agustus,, september,,, Berasa sedih juga karena membayangkan berada di posisi yang sedang wisuda&#8230; Terharu banget pastinya,,, Berasa bahagia juga membayangkan menjadi orang tua dari masing-masing wisudawan maupun wisudawati&#8230; khususnya menjadi seorang ibu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8230; nah berhubungan dengan ibu, penampilan terakhir panitia untuk menyanyikan sebuah lagu yang liriknya boljug (boleh juga) dekat dengan Ibu.. Ini dia lagu yang dipopulerkan oleh keris patih dengan lirik yang menyentuh&#8230;.</p>
<p style="text-align:center;">Kau adalah yang pertama menyentuhku<br />
Mendekapku di tengah dingin malam<br />
Kau adalah sesuatu yang indah bagiku<br />
Ceriakan hati di kala hati ini terpuruk</p>
<p style="text-align:center;">Kau sosok tak tergantikan<br />
Walau tak semuanya ragamu ada<br />
Setiamu melekat<br />
Sampai aku di ujung usia</p>
<p style="text-align:center;">Bunda..<br />
Ijinkan aku bersujud kali ini<br />
Sebagai tanda..<br />
Aku mencintaimu</p>
<p style="text-align:center;">Bunda..<br />
Demi langit bumi aku bersumpah<br />
Kan ku jaga pengabdianmu di hidupku..<br />
Itu sungguh berarti bagiku..
</p>
<p style="text-align:justify;">So sweet yah&#8230; jadi kangen mama&#8230; kapan saya bertemu beliau ^_^.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain lagu tentang bunda itu, semalam juga anak-anak IF04 mempersembahkan beberapa lagu medley buat para wisudawan,, satu lagu yang menarik bagi saya kutipan liriknya lagu sheila on 7 buat para wisudawan</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Lihat dirimu&#8230; semakin jauh mengayuh<br />
Lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh
</p>
<p style="text-align:justify;">Eniwei, selamat buat teman-teman dan kakak-kakak yang lulus&#8230; selamat bagi semua wisudawan/wati ITB Juli 2008. Di IF sendiri ini rekor wisudawan Juli terbanyak yaitu 40 orang, dan 18 dari jumlah itu adalah teman-teman seperjuanganku sejak masuk ITB dulu. Tinggal 130-140an lagi yang berjuang untuk menyelesaikan perjalanan di labtek V.. Doakan kami yah&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga sukses menyandang gelar baru&#8230; Semoga tidak puas sampai disitu saja&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat beranjak dari dunia idealis ke dunia realistis (kata-kata andalan)&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat menjemput cita-cita dan mimpi&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat berbakti kepada Tuhan, Bangsa, dan Almamater&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/299/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/299/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/299/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=299&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/18/lihat-dirimu-semakin-jauh-mengayuh/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bandung dingin, pikiran beku</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/11/bandung-dingin-pikiran-beku/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/11/bandung-dingin-pikiran-beku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 08:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Disclaimer: Ini salah satu tulisan gak penting jadi maaf saja bila pembaca tidak memperoleh apapun setelah membaca tulisan ini. Di saat sedang iseng buka blog, saya membuka bagian &#8216;drafts&#8217; yang menyimpan 14 tulisan yang belum ter-post. Kenapa bisa? yah salah satunya karena gak penting tulisannya hahaha&#8230; seperti tulisan berikut yang sudah tersimpan bertahun-tahun berbulan-bulan lamanya.
Bandung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ff0000;"><strong>Disclaimer</strong>: Ini salah satu tulisan gak penting jadi maaf saja bila pembaca tidak memperoleh apapun setelah membaca tulisan ini. Di saat sedang iseng buka blog, saya membuka bagian &#8216;drafts&#8217; yang menyimpan 14 tulisan yang belum ter-post. Kenapa bisa? yah salah satunya karena gak penting tulisannya hahaha&#8230; <span style="text-decoration:underline;">seperti tulisan berikut yang sudah tersimpan <span style="text-decoration:line-through;">bertahun-tahun</span> berbulan-bulan lamanya</span>.</span></p>
<p>Bandung dingin&#8230;<br />
Begitupun saya lagi kedinginan termasuk Pikiran ini juga kadang-kadang membeku&#8230;<br />
Pikiran membeku?<br />
Yah, maksudnya sulit diajak berpikir&#8230; *Wuaa sudah berlangsung berhari-hari*<br />
Ah&#8230; sindrom perfomansi sedang menurun nih&#8230;<br />
Coba bayangkan setelah melalui berminggu-minggu yang lalu dengan performansi optimal dengan bermacam aktivitas yg dilakukan.<br />
Akhirnya layaknya iman yang naik turun, performansiku pun naik turun.<br />
Sedikit panik juga sih tapi yah dinikmati saja hahaha<br />
Huuu padahal aktivitas tetep aja banyak&#8230;<br />
Beginilah nasib kalau performansi lagi turun, semangat menurun, kemalasan melanda&#8230;</p>
<p>Ditambah iklim yang mendukung<br />
Berhubung cuaca saat ini sangat tidak bersahabat bagi saya&#8230;<br />
Wuaaa karena setelah saya pelajari siklus biologi saya tiap tahun semenjak di Bandung betapa sulitnya untuk bangun dini hari kalau cuaca dingin begini<br />
*ini mah juga karena jam biologis saya terganggu yaitu yang jadi sulit tidur sebelum j12*</p>
<p>Ditambah virus penyakit yang tersebar dimana-mana. Saat menuliskan posting ini aja saya sudah menghabiskan banyak tissue untuk mengontrol alergi hidungku terhadap dingin *apa coba*.<br />
Berbicara tentang kesehatan saya jadi ingat obrolan dengan seorang kawan.</p>
<p style="padding-left:30px;">
<span style="color:#0000ff;">orang : my body is not delicious<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : Hahaha..<br />
bukan_orang : add sugar,then</span><br />
orang : hoo why sugar???<br />
orang : if my body is not sweet so I&#8217;ll add sugar<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : make it tastes better</span><br />
orang : how to make it tastes better <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : just put it on ur body <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
bukan_orang : sweet is one step closer to delicious</span><br />
orang : hooo,,, how to add sugar in my body :-/<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : eat it :))</span><br />
orang : where I can get a sugar ;P<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : then ur body&#8217;ll be full of it</span><br />
orang : where I can get it, I dont have any <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : find in the kitchen</span><br />
orang : where is the kitchen???<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : behind the bathroom</span><br />
orang : what???<br />
orang : so where is the bathroom??<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : yaps.. u get it.. right before the kitchen<br />
bukan_orang : :))</span><br />
orang : *huh kribo* u dont get me an answer where I can find my kitchen so I can find sugar to make my body sweet later my body will delicious<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : hahahaha</span><br />
orang : teman_orang: menurut Sumanto pasti your body is delicious,..<br />
orang : mmm but where is sumanto so when I meet him, my body will delicious<br />
orang : :))<br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : think u&#8217;r smart just 2 know the latter <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
bukan_orang : hahaha</span><br />
orang : yes I&#8217;m smart <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
<span style="color:#ff0000;">bukan_orang : no,u&#8217;r orang</span><br />
orang : but now I&#8217;m looking for my healing power/the sugar or the kitchen/sumanto :))</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Jadi kesimpulan tulisan iseng ini, pertama adalah saya ingin mengembalikan semangat ataupun produktivitas di cuaca yang gak mendukung&#8230; Ada yang punya usulan gmn&#8230;<br />
Kedua mencoba memperbaiki jam biologis lagi di Bandung. Lucunya kalau saya di jakarta jam biologis saya bagus,,, trus juga kayaknya ide-ide mudah muncul alias lebih produktif. hehehe, atau sudah saatnya saya pindah kota lagi :P&#8230;</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/192/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/192/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=192&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/11/bandung-dingin-pikiran-beku/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mutiara dan Marjan di Indonesia</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/09/mutiara-dan-marjan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/09/mutiara-dan-marjan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 03:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[green]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Dia membiarkan dua laut mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (QS Al-Rahman: 19-22)
Subhanallah, saya saat ini terkagum dengan potongan ayat di Al-Quran ini walaupun banyak ayat yang sangat mengagumkan. Kajian tentang ayat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><em><strong>Dia membiarkan dua laut mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (QS Al-Rahman: 19-22)</strong></em></p></blockquote>
<p>Subhanallah, saya saat ini terkagum dengan potongan ayat di Al-Quran ini walaupun banyak ayat yang sangat mengagumkan. Kajian tentang ayat ini saya baca di buku &#8220;<strong>Al-Quran dan Lautan</strong>&#8221; karya Agus S. Djamil. Saya mencoba meringkas penjelasan tentang ayat ini yang muncul di banyak halaman (119-130, 300-304).</p>
<p>Di buku itu disebutkan bahwa batas pertemuan antara dua laut memiliki dua pemahaman yaitu dapat berupa batas vertikal dan juga batas horizontal. Pemahaman mengenai batas vertikal yaitu memisahkan dua tubuh air yang berdampingan seperti terusan suez sebagai pembatas Laut Merah dan Lautan Mediterania. Yang menjadi perhatian saya adalah pemahaman kedua mengenai pertemuan dua laut yang dapat berarti berupa batas yang membujur secara horizontal atau membatasi laut bagian atas dan bawah. Muhammad Ibrahim Al-Sumaih, guru besar pada fakultas sains jurusan Ilmu Kelautan Universitas Qatar pada penelitiannya di Teluk Persia dan Teluk Oman (1984-1988), seperti dikutip oleh Dr. Quraish Shihab dalam buku yang sama, menemukan batas yang melintang ini pada kawasan di antara dua teluk tersebut terdapat pemisahan antara air laut bagian atas yang berasal dari Teluk Oman dan air laut bagian bawah yang berasa dari Teluk Persia.</p>
<p><em><strong>Dia membiarkan dua laut mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. </strong></em></p>
<p>Batas ini bisa berarti membatasi laut bagian atas yang mempunyai suhu hangat dan laut bagian bawah yang mempunyai suhu rendah. Laut bagian atas yang dapat mempunyai salinitas rendah sedangkan laut bawah memiliki salinitas tinggi. Atau lapisan laut bagian atas yang bergerak ke barat dengan lapisan bawah bergerak ke timur. Atau kondisi apa saja yang membatasi antara laut bagian atas dan laut bagian bawah yang mempunyai sifat fisika dan kimia yang berbeda.</p>
<p>Batas dua laut yang bertemu namut tidak saling bercampur ini begitu nyata dan batas tersebut terbukti pula membawa keuntungan pada banyak umat manusia. Banyak banget manfaat tapi yang saya ceritakan spesifik pada suatu hal. Nah dari sinilah saya terkagum-kagum karena ayat ini bisa disesuaikan dengan sebuah konsep yang saya tahu mengenai energi laut.</p>
<p>Perbedaan temperatur antara air dingin di bawah dan air panas di permukaan dapat dipakai untuk menghasilkan energi.<a href="http://www.nrel.gov/otec/benefits.html"> Energi tersebut berupa tenaga listrik, air tawar, <em>air conditioning, aquaculture, </em>hingga blue energy yang cukup fenomenal yaitu hidrogen</a>. Salah satu pemanfaatan energi dari lapisan laut tersebut dikenal dengan <a href="http://www.nrel.gov/otec/what.html">OTEC, </a><em><a href="http://www.nrel.gov/otec/what.html">Ocean Thermal Energy Conversion</a>. </em><strong><a href="http://renewableenergyindonesia.wordpress.com/2007/12/04/ocean-thermal-energy-conversion-otec/">OTEC diakui sangat layak dan cocok untuk dikembangkan di kawasan laut tropis seperti kepulauan Indonesia.</a></strong> Di indonesia, dengan kedalaman laut lebih dari 1000 meter, terdapat 16 lokasi yang mempunyai potensi untuk pemanfaatan OTEC.</p>
<p><em><strong>Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.</strong></em></p>
<p>Bukankah ini karunia Allah SWT. untuk Indonesia dan akan sangat merugi bila karunia tersebut dibiarkan begitu saja. Sekarang, bagaimana caranya kita dapat bersyukur dengan cara memanfaatkan kekayaan alam tersebut untuk kesejahteraan umat. Dan untuk memperoleh &#8216;mutiara&#8217; dan &#8216;marjan&#8217; apa yang bisa kita lakukan???</p>
<p>Sumber lain: <a href="http://64.203.71.11/kompas-cetak/0305/14/bahari/312338.htm">Potensi dan Teknologi Energi Samudra</a></p>
<p>*to Aji: ini jawaban atas pertanyaanku yang kemarin ^_^</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/285/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/285/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/285/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=285&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/09/mutiara-dan-marjan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Status mahasiswa itu mahal</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/03/status-mahasiswa-itu-mahal-dan-memalukan/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/03/status-mahasiswa-itu-mahal-dan-memalukan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 17:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>

		<category><![CDATA[kuliah]]></category>

		<category><![CDATA[seriues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[civitas A : si A dah lulus?
civitas B : udah
civitas B : tadi baru sidang
civitas A : wah alhamdulillah berkurang satu lg beban ITB
civitas B : :))
civitas B : jadi kamu kapan sidang?
civitas A : wah sy mah santai, kapan-kapan&#8230;
civitas B : loh, situ masih mau jadi beban ITB donk&#8230;..
civitas A : gak kok, sy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>civitas A : si A dah lulus?<br />
civitas B : udah<br />
civitas B : tadi baru sidang<br />
civitas A :<strong> wah alhamdulillah berkurang satu lg beban ITB</strong><br />
civitas B : :))<br />
civitas B : jadi kamu kapan sidang?<br />
civitas A : wah sy mah santai, kapan-kapan&#8230;<br />
civitas B : loh, situ masih mau jadi beban ITB donk&#8230;..<br />
civitas A : gak kok, sy kan dulu USM<br />
civitas B : ^%&amp;%^$^%#^%$#%$(*(</p></blockquote>
<p>Terinspirasi obrolan di atas tiba-tiba terpikir tentang suatu informasi yang harusnya banyak yang sudah tahu:<br />
Menurut standar Direktorat Pendidikan Tinggi Depdiknas biaya pendidikan untuk teknik Rp18 juta per tahun(tahun 2007 yang pastinya bisa selalu naik), sementara mahasiswa ITB sejauh ini hanya harus membayar Rp4 juta per tahun (ini juga terus naik tiap tahun), yang berarti tak sampai 25 persennya. Pertanyaannya adalah siapa yang membayar sisanya??? yang pasti rektor gak bakal mau n mampu :P. Dana pemerintah??? hehehe tidak bisa diharapkan. So siapa yang nanggung&#8230; banyak pihak yang salah satunya punya saham paling besar yah masyarakat juga. Banyak usaha juga dilakukan untuk menanggung itu tapi tidak perlu disebutkan karena cerita ini bukan bermaksud menjadi pembenaran USM ataupun berlama-lama lulus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ataupun menjadi penolakan status BHMN,,</p>
<p>Saya tidak memaparkan pandangan tapi hanya &#8216;beberapa&#8217; data semoga menjadi evaluasi kita <strong>bahwa menjadi mahasiswa itu mahal dan memalukan(dibiayai ma orang lain) makanya jangan sia-siakan dan harus dipertanggungjawabkan kelak </strong>(setelah lulus ataupun wafat ^_^).</p>
<p><span style="color:#800000;">*tulisan ini adalah salah satu bekal tulisan &#8216;nyepet&#8217; buat diri saya ^_^, semoga bisa saya maknai lebih dalam dan pertanggungjawabkan (hahaha,,, habis saya yang nulis)</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/279/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/279/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/279/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=279&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/03/status-mahasiswa-itu-mahal-dan-memalukan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>we&#8217;re miracles and we&#8217;re not alone</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/03/were-miracles-and-were-not-alone/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/03/were-miracles-and-were-not-alone/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 17:08:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[TA]]></category>

		<category><![CDATA[kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini seperti biasa niat mengerjakan tanggungjawabku sebagai mahasiswa tingkat akhir turun lagi. Yah, memang tidak mudah harus menjaga motivasi untuk mengerjakannya  dengan alasan yang macam2 dari yang penting sampai gak penting (ini kayaknya paling sering,,,). Oops saya jadi curhat gini. Eniwei, perasaan seperti itu wajar adanya asalkan tidak selamanya muncul dan terkadang berdasarkan pengalaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Malam ini seperti biasa niat mengerjakan tanggungjawabku sebagai mahasiswa tingkat akhir turun lagi. Yah, memang tidak mudah harus menjaga motivasi untuk mengerjakannya  dengan alasan yang macam2 dari yang penting sampai gak penting (ini kayaknya paling sering,,,). Oops saya jadi curhat gini. Eniwei, perasaan seperti itu wajar adanya asalkan tidak selamanya muncul dan terkadang berdasarkan pengalaman saya selalu saja ada hal yang mengingatkan atau me&#8217;nyepet&#8217; sehingga motivasi itu &#8216;mau tidak mau&#8217; bisa naik lagi. That&#8217;s why munculah postingan ini kurang lebih untuk memotivasi saya lagi dan juga untuk merekam percakapan yang pernah saya alami.</p>
<p>Di sebuah malam, dua orang bersahabat berbeda jurusan curhat tentang tugas masing-masing. Di tengah-tengah kecape&#8217;an/kebosanan/kepenatan/segala rasa itu lah akhirnya obrolan mengarah ke kata-kata mutiara pendorong semangat. Maksud hati teman saya ini ingin menanyakan kata-kata penyemangat atau ingin memberi kata-kata penyemangat tapi jadinya malah ngelantur ke pertanyataan NIM (Nomor Induk Mahasiswa)</p>
<blockquote><p>13X : NIMmu berapa fit?<br />
<span style="color:#800080;">13Y : kenapa nanya2 nim&#8230;13504xxx</span><br />
13X : tau ngga fit?<br />
<span style="color:#800080;">13Y : gak lah, knp?</span><br />
13X : namamu adalah sejarah<br />
<span style="color:#800080;">13Y : maksudnya???</span><br />
13X : dari beribu orang<br />
<span style="color:#800080;">13Y : hehe,, gak ngerti, arti kata fitra?</span><br />
13X : iya, dari sekian banyak hingga akhir nanti<br />
13X : nim 13504xxx hanyalah milik seorang fitrasani<br />
13X : sampai kapan pun<br />
13X : arti nim lebih dari sekadar digit tapi sebuah tanggung jawab akan orang2 banyak itu</p></blockquote>
<p>Sentak terkaget diomongin seperti itu, entah teman saya sadar atau tidak, saat itu kadar motivasi semakin berkurang. Yah walaupun nyepet akhirnya obrolan itu membuat saya evaluasi diri saya 4 tahun memakai NIM 13504xxx dan bertanya-tanya apa yang sudah saya lakukan atas setiap waktu yang diberikan kepada saya.</p>
<p><em><strong>Huff, penyesalan pasti ada tapi yah cukup saat itu dan saya harus move on&#8230;</strong></em></p>
<p><em><strong>cauze we are miracles and we are not alone&#8230;</strong></em></p>
<p>*Eniwei, tulisan ini sudah lama  menjadi sekedar <em>draft</em> dan belum dipublikasikan (namanya juga draft :P)<em>.</em> Tapi, akhirnya saya &#8216;berani&#8217; juga posting tulisan yang entah kenapa saya merasa kurang konten atau makna ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> hahaha. Yang penting ada postingan baru di awal bulan :p, kasian orang pada terima gaji kok blog saya gak terima postingan (ampun maksa banget)&#8230; Tapi sebenarnya postingan kali ini terinspirasi chattingan saya ma <a href="http://ghifar.wordpress.com/">ghifar</a> yang minta izin buat daftarin blog saya di <a href="http://www.belajarmenulis.com/blogwriter/">BelajarMenulis.com&#8217;s Blogwriter Awards 2008.</a> So sweet, terharu biru,,, saya gak tau kalau ghifar pembaca setia blog saya (hueeeekkksss,,, geer amaat seeh,, buat ghifar jangan kapok yah hihihihihi). Yah selesai mode becandanya, intinya adalah <strong>memang saya pengen nulis,,, pengen ngingatin diri sendiri,,, syukur-syukur kalau pembaca juga ikut-ikutan kesepet </strong>:P&#8230; hihihi&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/255/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/255/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=255&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/07/03/were-miracles-and-were-not-alone/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agenda Mendesak Bangsa</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/19/agenda-mendesak-bangsa/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/19/agenda-mendesak-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 14:30:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[idola]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>

		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Apa tuh agenda mendesak bangsa???
mmm, Pemilu kah? atau kaji ulang kenaikan BBM kah? atau bubarkan Ahmadiyah?
Huehehe bukan itu ternyata maksud saya. Kalimat diatas adalah kutipan dari judul buku karya Bapak Reformasi kita, Moh. Amien Rais, dengan judul lengkap  &#8220;Agenda Mendesak Bangsa - Selamatkan Indonesia&#8221;. Berawal dari chatting sebulan yang lalu bersama senior saya di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apa tuh agenda mendesak bangsa???</p>
<p>mmm, Pemilu kah? atau kaji ulang kenaikan BBM kah? atau bubarkan Ahmadiyah?</p>
<p>Huehehe bukan itu ternyata maksud saya. Kalimat diatas adalah kutipan dari judul <strong>buku karya Bapak Reformasi kita, Moh. Amien Rais, dengan judul lengkap  &#8220;Agenda Mendesak Bangsa - Selamatkan Indonesia&#8221;.</strong> Berawal dari chatting sebulan yang lalu bersama senior saya di IF yang tidak saya duga suka baca buku seperti itu.</p>
<p>weno : mau usul ke KM<br />
fitra : tapi sy dah turun tapi entar sy bsa ngasi tau, fitra : apa emangnya?<br />
weno : usulin bincang2/diskusi buku<br />
weno : kmarn ini sy beli buku &#8220;Selamatkan Indonesia!&#8221;, karyanya M. Amien Rais<br />
weno : baru baca dikit sih<br />
fitra : wah pdhl kta jg rencananya mau bkn talkshow kebangkitan nasional judulnya selamatkan indonesia dari kemiskinan<br />
weno : nah itu dia<br />
fitra : itu buku barunya amien?<br />
fitra : tapi udah fix pembicaranya<br />
weno : pas kan sama momennya<br />
weno : wah.. bikin ekstensi lah<br />
weno : kalo ini sih topiknya lebih luas</p>
<p>Sayangnya niat untuk mencari tahu tentang buku itu tertunda karena kesibukanku untuk mempersiapkan acara talkshow tersebut dan tentunya mengejar Seminar hehehe. Niat membaca buku itupun muncul lagi saat beberapa minggu lalu berbagi cerita dengan k Helmi yang sudah membaca buku itu. Berawal dari obrolan akhirnya saya dipinjamin buku itu juga yang katanya membuat dia jadi &#8216;marah&#8217; kepada pemerintah. Ada apa sih dengan buku ini? Yah bagi saya buku ini terlihat spesial apalagi kalau bukan karena si Penulisnya adalah seorang Amien Rais yang bagi saya adalah orang yang disegani di negeri ini, SBY kalah.</p>
<p>Akhirnya tepat setelah seminar TA, saya mulai membuka halaman demi halaman dari buku ini. Pertama kali tentunya saya sekedar membaca cepat dan melihat sekilas apa inti dari buku ini. <strong>Dari bacaan sekilas itu saja saya sudah mendapatkan banyak bacaan yang menarik yang beberapa saya akan paparkan di bawah.</strong> Bahkan di awali dengan kata pengantar yang menarik sekali menurut saya sehingga membuat saya ingin segera membaca bagian berikutnya.</p>
<p>Ada sebuah tulisan di kata pengantar yang bikin saya tertawa (tentunya sinis) karena analoginya menarik tapi sekaligus sangat miris karena itu terjadi pada bangsa ini. Yuk mari baca sekilas cerita di bawah ini</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Terus terang bangsa yang kita cintai bersama, bangsa besar Indonesia, bangsa nomor empat terbesar di muka bumi, agaknya sedang mengalami krisis jati diri atau krisis identitas. Banyak hal yang menggembirakan, tetapi juga banyak hal yang menyedihkan, bahkan menyakitkan.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Kita dapat mengambil satu masalah penting, misalnya nasionalisme kita. Dalam kaitan ini kita boleh bangga melihat betapa bangsa kita, lepas dari perbedaan latar belakang, menganggap olah raga sebagai taruhan prestasi dan prestise nasional. Ketika PSSI berlaga melawan kesebelasan asing di Kejuaraan Piala Asia tahun 2007, stadion ISTORA Bung Karno seolah-olah mau runtuh. Teriakan dan tepuk tangan membahana, di dalam dan di luar stadion, yang mendukung kesebelasan merah putih sulit disaingi oleh bangsa Asia lainnya.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Ruaar biasa. Juaga sebagian besar mata rakyat tertuju ke Thailand mengikuti pesta olah raga ASEAN 2007. Setiap kali tim merah putih memperoleh medali emas, kita bangga bukan main, tetapi setiap kalah kita kecewa luar biasa. Ketika akhirnya Indonesia memperoleh urutan keempat di bawah Thailand, Vietnam, dan Malaysia, kita sedih berhari-hari.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Adakah yang salah bila kita memuja, bahkan mengidentifikasikan diri kita dengan tim merah putih ketika bertarung di gelanggang olah raga regional atau internasional? Sama sekali tidak ada yang salah. Memang sudah seharusnya demikian. <strong>Akan tetapi mengapa nasionalisme olahraga kita seperti tidak ada kaitan sama sekali dengan nasionalisme ekonomi, nasionalisme politik, nasionalisme pertahanan-keamanan, nasionalisme pendidikan dan nasionalisme bidang kehidupan lainnya?</strong></em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Nasionalisme olahraga adalah nasionalisme simbolik, karena </em></span><em><span style="color:#0000ff;">bersifat kasat mata dan merupakan pajangan window show sebuah bangsa.</span> <span style="color:#ff0000;">Bila bangsa kita diibaratkan sebuah rumah di pinggir jalan raya, olah raga itu bagaikan pagar depan yang langsung dilihat oleh setiap pengguna jalan raya. Nah, bangsa dan pemerintah kita seperti pemilik rumah di pinggir jalan raya itu yang punya obsesi aneh. Obsesi itu adalah bagaimana pagar rumah itu terlihat selalu bersih, mengkilat, dan tidak boleh berdebu. Adalah tampak muka rumah yang paling penting. Yang lain masa bodoh. Pokoknya penampilan.</span></em></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><em>Sehingga ketika perabotan rumah dicuri orang di depan mata si pemilik rumah, ia tidak begitu peduli. Mungkin hanya bisa tersenyum getir. Bahkan ketika istri dan anak-anaknya dibawa keluar oleh orang lain, si pemilik rumah tidak mengambil tindakan apa pun. Ia hanya bisa menonton, seolah tidak ada sesuatu yang perlu dirisaukan. Pokoknya pagar dan wajah depan rumah kelihatn bagus. Itu yang penting. Kira-kira kontradiksi dan ironi seperti itu yang sedang menimpa bangsa kita.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Nasionalisme kita telah menjadi nasionalisme dangkal. </em><strong><em>Kita bela merah putih hanya dalam hal-hal yang bersifat simbolik, namun ketika kekayaan alam kita dikuras dan dijarah oleh korporasi asing, ketia sektor-sektor vitas ekonomi seperti perbankan dan industri dikuasai asing bahkan ketika kekuatan asing sudah dapat mendikte perundang-undangan seperti keputusan-keputusan politik, <span style="text-decoration:underline;">kita diam membisu.</span> </em></strong><em>Seolah kita sudah kehilangan harga dan martabat diri.</em></span></p>
<p>Cerita di atas baru potongan kata pengantar belum termasuk isinya. Terbayang bagaimana isinya akan memaparkan fakta-fakta yang mungkin bikin Miris, Emosi, tapi semoga tidak membuat pesimis. Isi lampiran yang ada di buku ini pun tidak kalah menarik dari isinya. Fakta yang sebenarnya sudah kita tahu tapi Bapak Amien Rais tetap bisa membuat tulisan yang membuat &#8216;panas&#8217; bagi si pembaca.</p>
<p>Ada juga kutipan menarik yang tentunya patut kita sadari.</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Kiranya peringatan seorang ekonom terkenal, Ravi Brata, bagus untuk dicamkan oleh Pemerintah Susilo dan para anggota DPR kita yang mudah lupa diri. Professor Brata mengatakan:</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Setiap jenis korupsi adalah buruk, tetapi korupsi kebijakan ekonomi mungkin adalah yang paling bejat</strong>. Kejahatan seperti itu terjadi bilaman para anggota DPR bukan saja memperkaya diri sendiri, tetapi juga menolak perbaikan hidup bagi masyarakat yang tertindas, yakni bagi mereka yang memiliki kekuatan tawar yang kecil dan merupakan bagian terlemah dalam masyarakat.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Kalau saya boleh menambahkan, DPR RI kita sekarang ini telah, sedang dan akan meloloskan bersama pembuatan berbagai Undang-Undang di bidang kehutanan, pelayaran, penanaman modal asing, pengolahan air, energi dan listrik, yang sebenarnya, sekali lagi, semuanya lebih menguntungkan pihak asing daripada rakyat sendiri. Luar Biasa.(Amien Rais)</em></span></p>
<p>Cerita tentang korupsi tersebut dibahas khusus dalam sebuah bab yang berjudul &#8220;Korupsi paling berbahaya&#8221; dan juga berisi tentang korupsi kebijakan sejak zaman Habibie, Megawati, hingga Yudhoyono. Tiba-tiba saya pun ingin menambahkan berdasarkan pengalaman saat mendengar cerita dari seorang pengusaha muda Indonesia di workshop Muda Mandiri yang saya ikuti 3 minggu lalu. Pak Abdul Sabur salah satu pengusaha yang mengkritisi kebijakan pemerintah beberapa tahun lalu mengenai kebijakan ekspor bahan baku yang sangat tidak mendukung pihak pengusaha kecil menengah. Hal tersebut diperkuat dengan pemaparan tentang perkembangan ekonomi Indonesia yang kesimpulannya adalah distribusi belum merata. Dengan demikian bisa saja saat ini korporasi-korporasi besar di Indonesia sangat maju dan investasi tidak menurun tapi bagaimana dengan korporasi kecil yang notabene banyak. Ketidakmerataan itu mungkin disebabkan oleh sebuah kebijakan bodoh yang &#8216;tidak sengaja&#8217; atau tidak sadar dilakukan pemerintah tapi mau tidak mau kenyataannya tetap saja <strong>mematikan masyarakat kecil.</strong></p>
<p><img src="http://www.antaraphoto.com/member/grab2.php?id=1210658753&amp;cate=dom" alt="" width="352" height="259" /></p>
<p>(<em>Disclaimer: ini bukan gambar iklan politik. Pengennya sih di foto ini cuma ada Pak Anwar Ibrahim dan Pak Amien Rais saja, soalnya sudah bosan ma muka yang di sebelah kanan *muncul di TV terus hahahaha*</em>)</p>
<p>Terlepas dari isi buku ini yang sangat intimidatif sekaligus inspiratif dan mungkin juga politis hehehe. Tapi  saya rasanya tidak fair bila tidak mengomentari sang penulis sendiri. Bagaimana sang penulis mengungkapkan pemikirannya. <span style="color:#ff0000;">Bagi saya kata smart, pintar, cerdas saja tidak cukup, yang pasti hampir sempurna</span><span style="color:#ff0000;">. </span><span style="color:#ff0000;">Latar belakang beliau yang juga akademisi sekaligus politisi membuat buku ini ditulis benar-benar hidup</span><span style="color:#ff0000;">.</span> Bagaimana tidak isinya bersifat ilmiah dengan fakta-fakta yang beragam tetapi tetap mudah dicerna buat pembaca awam seperti saya ini. Menarik dan luar biasa sekali buku ini apalagi bila membaca kutipan di akhir kata pengantar dibawah ini membuat saya semakin terpukau dengan penulisnya.</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Saya sadar bahwa usulan kritis dalam risalah ini oleh sebagian masyarakat, khususnya Pemerintah Yudhoyono, dianggap terlalu keras dan tajam. Akan tetapi saya yakin, etika demokrasi justru mendorong pertukaran fikiran yang jujur, gamblang dan jelas agar hal-hal yang perlu dikoreksi dapat diangkat ke permukaan dan dipecahkan bersama.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">&#8212;&#8212;-</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Di Indonesia cara menutup kritis atau koreksi publik dilakukan lewat himbauan yang terdengar santun dan seolah bertanggungjawab, &#8220;Janganlah perbedaan tajam diangkat ke permukaan, kasihan rakyat, nanti jadi bingung&#8221;.</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Para pemimpin dihimbau untuk menahan diri, jangan membuat pernyataan yang bisa mengurangi kepercayaan rakyat pad pemerintah. Sekelebatan hal ini baik. Namun bagaimana bila sebuah pemerintah sudah tidak lagi berfungsi membela kepentingan rakyat, tetapi justru mengunggulkan kepentingan konglomerat dan korporatokrat? Pemerintah tersebut dengan nikmat menjual aset nasional dan aset bangsa kepada &#8220;investor strategis&#8221;, lagi-lagi istilah yang menyesatkan? Bukankah investor strategis itu tidak lain adalah investor asing? Haruskah kita berdiam diri terus melihat negara dan bansa kita dikuliti oleh kekuatan-kekuatan luar sehingga kita tidak pernah mampu bangkit kembali?</em></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">&#8212;&#8212;-</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Menyangkut masa depan bangsa, kita tidak perlu takut menggelar pertukaran pikira secara lugas dan taja,. Yang kita pertaruhkan adalah masa depan generasi muda kita yang rata-rata mulai pesimis melihat masa depan. Bila pesismisme itu sampai berubah menjadi apatisme, masih bisakah kita melihat masa depan kita dengan kepala tegak dan yakin diri?</em></span></p>
<blockquote><p><strong>Jadi apakah Agenda Mendesak Bangsa?</strong></p></blockquote>
<p>Yah, saya memang belum menamatkan buku ini sama sekali bahkan untuk setengahnya pun belum. Namun jauh sebelum saya menyelesaikan buku ini, entah kenapa satu kata yang selalu muncul dipikiranku agar bangsa ini dapat MERDEKA Sebenarnya!!! Tiba-tiba saya ingin mengutip judul sesi materi Nasionalisme di pelatihan FIM VI oleh Dr. Joserizal Jurnalis yaitu <strong>Berkepribadian dalam budaya, berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi.</strong> Saatnya kata Bangkit benar-benar direalisasikan bukan sekedar dirayakan, bangkit untuk memperjuangkan &#8220;kemerdakaan&#8221; dan &#8220;kedaulatan&#8221; yang selama ini belum sepenuhnya kita miliki.</p>
<p><strong>Possibly related post</strong>:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=20&amp;dn=20080617220229">Resensi Buku: Selamatkan Indonesia</a></li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/274/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/274/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/274/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=274&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/19/agenda-mendesak-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.antaraphoto.com/member/grab2.php?id=1210658753&#38;cate=dom" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasib SBY dan energi terbarukannya</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/15/nasib-sby-dan-energi-terbarukannya/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/15/nasib-sby-dan-energi-terbarukannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 09:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BBM]]></category>

		<category><![CDATA[seriues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[Bertepatan dengan kenaikan harga BBM, SBY tidak tinggal diam begitu saja yaitu dengan mengumpulkan beberapa rektor universitas terkenal dan lembaga-lembaga penelitian di Indonesia (sumber orang dalam LIPI dan juga di berita detik disini). SBY menantang para ilmuwan mengembangkan dan menghasilkan sumber-sumber energi terbaru.
Ada lima judul penelitian yang dipilih untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah
Pertama, teknologi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bertepatan dengan kenaikan harga BBM, SBY tidak tinggal diam begitu saja yaitu dengan mengumpulkan beberapa rektor universitas terkenal dan lembaga-lembaga penelitian di Indonesia (sumber orang dalam LIPI dan juga di berita detik <a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/15/time/152228/idnews/956594/idkanal/10">disini)</a>. <strong>SBY menantang para ilmuwan mengembangkan dan menghasilkan sumber-sumber energi terbaru.</strong></p>
<p>Ada lima judul penelitian yang dipilih untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Pertama</strong>, teknologi untuk pencarian dan pengembangan peningkatan energi yang ada di bawah permukaan bumi yang diketuai Rektor ITB</span><br />
<em>Menurut pengertian saya berarti penelitian ini mungkin ingin memaksimalkan pengambilan energi minyak bumi atau panas bumi. Yah, karena kita ketahui jumlah produksi minyak selama kementrian energi dipimpin pak purnomo menurun. </em><br />
<span style="color:#0000ff;"><br />
<strong>Kedua,</strong> penelitian bahan bakar nabati seperti bahan bakar dari jarak dan sebagainya yang diketuai pakar biofuel ITB Tatang Hernas.</span><br />
<em>Penelitian tentang jarak, sudah dari kapan tahun saya dengar tapi kok gak ada realisasinya. Moga-moga ini bukan sekedar penelitian tapi realisasi donk&#8230;</em><br />
<span style="color:#0000ff;"><br />
<strong>ketiga</strong>, sistem pembangkit listrik tenaga hibrida</span><br />
<em>Penelitian PLTH yaitu menggabungkan energi surya dan diesel. So last year, jadi saya tidak tahu apa lagi yang mau diteliti. Kemungkinan karena sudah dibangun di beberapa daerah maka akan dibangun di daerah lain.</em></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Keempat, </strong>teknologi alternatif yang berhubungan dengan penghematan energi, bagaimana teknologi yang tepat yang bisa digunakan secara cepat oleh masyarakat.</span><br />
<em>Saya tidak bisa berkomentar karena menurut sumber judulnya belum pasti, Eniwei memang banyak cara untuk menghemat energi. sudah banyak juga teknologi yang ramah lingkungan karena hemat energi tapi kenyataan tetap saja belum dekat di semua kalangan masyarakat<br />
</em><span style="color:#0000ff;"><br />
<strong>Kelima,</strong> metanol dan hidrogen ekonomi (ini judul buku yang saya baca 4 bulan lalu) yang diketuai Dr. Widodo dari UI.</span><br />
<em>Semoga penelitian hidrogen dispesifikkan yang berasal dari energi laut tapi saya pun tidak tahu jelas apakah akan seperti itu atau tidak. Spesifik untuk hidrogen, hal yang menarik untuk dikembangkan karena sudah beberapa tahun seorang Dr. Widodo mengangkat tentang isu hidrogen ini tapi nyatanya realisasi belum kelihatan. Saya yakin ke depannya hidrogen ekonomi akan lahir di Indonesia.</em></p>
<p>Kenyataannya penelitian tentang energi pengganti BBM sudah sejak lama dilakukan tapi kelihatannya berjalan di tempat. Kalau saya mengambil analogi implementasi knowledge management system yang dilihat dari 3 komponen yaitu teknologi, proses, people. Maka mungkin ada yang kurang dalam penelitian pengembangan energi selama ini yaitu penelitian dari segi proses dan people. Harusnya mungkin perlu ada penelitian keenam yang meneliti dari segi &#8220;people&#8221; dalam hal ini masyarakat Indonesia sebagai subjek maupun objek dari implementasi energi-energi terbarukan tersebut. Jadi ingat tentang pandangan teman saya bahwa teknologi harus diimbangi dengan sisi psikologinya. Yah mungkin itu kenapa ada segi &#8216;people&#8217; karena menurut saya <strong>implementasi teknologi baru biasanya akan mengubah budaya dari masyarakat dan pendekatan psikologi ataupun sosiologi juga menjadi faktor penting untuk diperhatikan</strong>.</p>
<p>Adanya launching penelitian tersebut tetap tidak membuat gerakan penolakan kenaikan BBM bungkam karena akan digelarnya<span style="color:#ff0000;"> demo besar-besaran tolak kenaikan BBM digelar 23-25 Juni </span>(sumber <a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/15/time/145914/idnews/956583/idkanal/10">disini</a>). Yeah, jadi <strong>sebenarnya SBY yang tertantang untuk mengamankan posisi </strong>sehingga dia menantang para ilmuwan untuk membantunya huehehe.<strong><em> Waktu setahun apakah dapat memberikan hasil dari lima penelitian tersebut sehingga track record SBY lebih baik???</em></strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/272/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/272/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/272/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=272&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/15/nasib-sby-dan-energi-terbarukannya/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu cantik si dosen favorit</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/14/ibu-cantik-si-dosen-favorit/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/14/ibu-cantik-si-dosen-favorit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 16:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>

		<category><![CDATA[idola]]></category>

		<category><![CDATA[kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Kalau dulu SD saya punya guru favorit yaitu guru kelas 6 SD saya yang super galak (Satu-satunya guru yang pernah lempar kapur ke kepala saya hahaha). Trus waktu SMP, guru favorit saya adalah guru Fisika yang saya lupa namanya (Parah&#8230; &#62;_&#038;lt  dan guru Matematika yang juga galak tapi ke anak cowok doank hahaha. Nah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kalau dulu SD saya punya guru favorit yaitu guru kelas 6 SD saya yang super galak (Satu-satunya guru yang pernah lempar kapur ke kepala saya hahaha). Trus waktu SMP, guru favorit saya adalah guru Fisika yang saya lupa namanya (Parah&#8230; &gt;_&#038;lt <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> dan guru Matematika yang juga galak tapi ke anak cowok doank hahaha. Nah kalau SMA, saya punya banyak guru favorit (hampir tiap pelajaran loh) dan tentunya the ultimate favourite yah guru yang ngajar pelajaran yang saya sukai donk apalagi kalau bukan matematika. Sekian pengantar tulisan ini karena sejatinya (loh emang acara silet apa) saya ingin bercerita tentang dosen favorit saya.</p>
<p>Hal yang unik mengenai dosen favorit yaitu tiap semester dosen favorit saya berbeda-beda, jadi seharusnya sih karena sekarang saya sudah melewati semester 8 (Semoga ini yang terakhir Amiiin!!!) maka jumlah dosen favorit saya sudah delapan orang yah hehehe. Eniwei itu tidak penting, karena saya hanya akan bercerita tentang <strong>dosen favorit saya di semester 8 yang kebetulan juga akan menjadi penguji seminar TA saya</strong> huehehe *tidak ada nepotisme disini*. Dosen ini adalah dosen yang baru saja mengajar di IF semester ini dan AIB adalah kuliah pertamanya, S1 dan S2 diselesaikan di IF ITB dan baru saja pulang dari Jepang setelah mengambil gelar PhD nya. Padahal masih muda, anaknya saja baru sekolah.. Hal yang juga menarik adalah beliau ternyata mantan ketua HMIF.</p>
<p>Sebutlah Ibu &#8216;Cantik&#8217; namanya, sengaja saya tidak cantumkan nama asli karena pernah kejadian dosen saya baca blog saya karena mencantumkan nama lengkap dosen &amp;(*^&amp;*^%$%, nama &#8216;cantik&#8217; bukan diasosiasikan dengan penampilan si Ibu tapi karena kata itu sinonim dari nama Beliau <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Sejujurnya saya tidak begitu kagum bila beliau menyampaikan materi kepada kami, banyak dosen yang lebih hebat lagi di IF karena kebetulan si Ibu cantik adalah dosen baru. Bahkan saya lebih terkagum-kagum dengan dosen favorit saya semester 7 pengajar mata kuliah data mining bila menjelaskan sesuatu, kalau dosen itu menjelaskan dengan ekspresi. <strong>Saya dulu berpikir kelas data mining adalah kelas paling menyenangkan selama saya di IF tapi ternyata ada kelas yang paling &#8216;hidup&#8217; selain itu yah tentunya kelas Ibu Cantik.</strong> Mata kuliah tersebut yaitu Aplikasi Intelejensia Buatan atau kedepannya saya sebut AIB.<span id="more-268"></span></p>
<p>Dimulai sejak saya kerja praktek mengambil topik knowledge management (KM) hingga akhirnya mengantarkan saya kepada topik TA saya yang terinspirasi dari knowledge management juga, alasan itulah yang menyebabkan saya mengambil mata kuliah Aplikasi Intelejensia Buatan. AIB adalah mata kuliah dengan bahan ajaran yang sangat luas karena bayangkan saja dalam satu semester dengan pertemuan 3 jam saja mahasiswa diberi materi tentang pengenalan beragam aplikasi intelejensia buatan yang ada saat ini. Aplikasi intelejensia buatan tuh seperti robot2an, mesin pencari seperti google, speech to text, text totrus aplikasi data mining, sistem pakar (expert system) hingga sistem berbasis pengetahuan lain seperti knowledge management, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Dengan materi yang beragam plus bisa dikatakan pengetahuan AI levelnya tidak mudah dicerna itu, Ibu cantik bisa membuat saya terkagum-kagum dengan kelas yang &#8216;dikelolanya&#8217; (akan terlihat alasannya kenapa saya memilih kata kelola dibandingkan pimpin) selama satu semester ini. Sebenarnya sederhana sekaligus unik kenapa saya terkagum-kagum ma kelas ini. Padahal kalau dipikir-pikir kelas AIB adalah kelas yang paling berat tugasnya selama semester kemaren (sempat bete banget nih,, hahaha), trus juga satu-satunya kelas yang ada UTS dan UASnya (ujian beneran alias kerja soal di tempat, bukan take home test, untungnya UAS nya open google,, yay hehehe). Trus yang cukup bikin saya sempat kecewa (karena akhirnya ditutup juga dengan kepuasan) karena tema yang saya cari gak dibahas semester ini yaitu knowledge management &gt;_&lt;. Padahal saya pengen banget dapat wawasan KM dari segi AI nya. Sebenarnya wajar sih tidak muncul karena itu tadi dari semua pertemuan hanya 1 pertemuan yang materinya disampaikan langsung oleh si Ibu Cantik dan itu topiknya tentang natural language kalau tidak salah (penelitian PhD beliau). Saya pun sempat stres juga kalau kadang-kadang ada topik yang sangat teknikal sekali. Secara saya menyukai AI secara teori saja tapi kalau sudah teknis alias code hehehe mendingan kabur aja. Nah terlepas dari ketidaksempurnaan yang saya cerita itu tapi sebenarnya ada pelajaran menarik dari kelas Ibu Cantik yang bikin saya terkagum-kagum selama setengah semester terakhir (saat saya sadar kelebihan kelas itu).<br />
Bisa dikatakan ada kelebihan konsep pembelajaran di kelas AIB itu yang tidak saya temukan di kelas-kelas mata kuliah IF lain. Wah inilah kenapa saya menyebut kelas AIB ini langka yaitu:</p>
<p>1.<strong> I</strong><strong>ni kelas teraktif bersama anak IF yang pernah saya masuki.</strong> Bukan karena anak IF cenderung pasif dalam belajar tapi terkadang yang namanya bertanya dalam sebuah kelas masih belum terlalu membudaya di IF ini. Bahkan lucunya kadang-kadang kalau kebetulan memang sesi presentasi dari mahasiswa alias teman kita sendiri dan ada sesi tanya jawab dari peserta kuliah, kadang-kadang yang bertanya hanya sedikit 1 atau 2 orang. Asumsi saya karena anak IF cenderung mencari aman atau ingin berbaik hati terhadap yang presentasi atau mungkin ada alasan lain.</p>
<p>Intinya faktanya kelas AIB adalah kelas dimana setiap sesi presentasi dan tanya jawab adalah paling aktif yang pernah saya temukan. Terkadang bisa saja pertanyaan tuh sampai 10 atau bahkan dari setengah isi kelas yang bertanya. Kenapa coba tiba-tiba kulturnya bisa berubah gitu, tentunya bukan karena alasan kalau bertanya dikasi hadiah (hahaha emang acara seminar :P) tapi menurut analisis saya karena</p>
<ul>
<li>Setiap kelas yang kebetulan isinya tiap minggu adalah presentasi dari peserta kuliah atau tentang penelitian TA seseorang, s<strong>i Ibu cantik selalu duduk di belakang peserta kuliah</strong>. Hampir jarang ada dosen bahkan mungkin guru yang saya temui duduk paling belakang biasanya kan selalu di depan. Saya membandingkan dengan beberapa kelas di IF yang isinya adalah presentasi dan tanya jawab dimana dosen memposisikan diri duduk di depan mahasiswa terkadang pun mahasiswa kurang aktif padahal itu dosen yang bisa dikatakan sama ramahnya dengan Ibu Cantik</li>
<li>Di awal semester saat perkenalan Ibu cantik pernah menjelaskan tentang keberhasilan seseorang yang tidak dipengaruhi oleh kepintaran yang dilambangkan oleh IQ semata. Detil penjelasannya saya kurang ingat tapi emang tidak terkesan menggurui (mungkin karena juga posisi beliau yang termasuk dosen baru). Oleh karena itu, dia memilih konsep belajar presentasi dan tanya jawab dengan tujuan agar mahasiswa lebih aktif dan meningkatkan kemampuan lain kita. Walaupun hanya sekali diingatkan entah kenapa bagi saya itu salah satu kunci juga membuat kelasnya jadi aktif selama 1 semester.</li>
</ul>
<p>2. Pada tugas pertama dari sekian tugas kecil dan 2 tugas besar yang diberikan ke kami, Ibu cantik meminta kami melampirkan foto di depan lembar laporan tugas. Yah tujuannya adalah agar beliau dapat menghapal semua nama kami. Untungnya kelas AIB terbilang tidak ramai yaitu sekitar 40 orang (kalau tidak salah). Akhirnya beliau bisa menghapalkan nama kami semua wah padahal beliau dosen baru loh. Tapi caranya itu loh cerdas.</p>
<p>3. Ada satu kejadian yang membuat saya appreciate dengan dosen ini yaitu saat suatu pertemuan sebelum pertemuan terakhir dilaksanakan beliau bertanya kepada kami untuk <strong>meminta masukan topik yang akan dibahas pada pertemuan terakhir</strong>. Kebetulan topik pertemuan terakhir adalah sifatnya bonus alias tidak termasuk dalam ujian akhir sehingga dia memberikan kebebasan buat kami untuk request topik. Wah, disinilah saat-saat saya tambah kagum dengan beliau. Kalau awalnya saya merasa pilihannya untuk duduk di belakang kami adalah unik tapi adalagi yang lebih unik karena kami diminta menentukan topik kuliah.</p>
<p>Berhubungan dengan kuliah terakhir itu sebenarnya saya merasa punya utang alias rasa terima kasih yang besar banget buat Ibu cantik ini. Jadi waktu minggu terakhir kuliah bertepatan pas kuliah terakhir AIB ternyata ada <a href="http://forumindonesiamuda.wordpress.com/2008/05/13/aksi-tolak-film-porno/">aksi ini</a>. Setelah beberapa malam saya habiskan untuk rapat tentang aksi itu dan ternyata saya baru sadar hari itu saya kuliah. Sempat terbesit dalam pikiran saya untuk bolos saja toh kuliah terakhir ini dan juga persentasi kehadiran saya cukup aman. Tapi saya sebenarnya sangat tidak tega meninggalkan kuliah lagi karena sering sekali saya korbankan kuliah ini untuk alasan kongres. Korbankan disini tuh bukan berarti bolos tapi semacam curi-curi waktu seperti keluar di tengah kuliah dan kemudian balik lagi, beberapa kali buat urusan di WRM seperti waktu janjian ma pegawai LPKM untuk ngurusin Diklat legislatif kongres, terus pernah juga telat kuliah 1 jam (parah banget) karena jagain kotak suara dan saat itu lupa ada kuliah (saking hari rabu sering libur). Wah, beneran itu tuh bukan disengaja tapi entah kenapa selalu kuliah AIB yang kena dampaknya. Makanya perasaan saya gak tenang untuk meninggalkan kuliah terakhir ini apalagi tentunya karena saya salah satu orang yang request topik untuk kuliah terakhir. Akhirnya dengan sedikit gila saya niatkan untuk tetap ikutan aksi tapi setelah kuliah selesai. Niat amat,, hahaha sebenarnya karena saya juga terlanjur janji juga mau ikutan. *see,, inilah sikap yang ingin menyenangkan semua pihak*.</p>
<p>Memang namanya niat, pasti diberi jalan. Malam sebelum aksi saya ditanyain oleh uni moli, dira, jetc, entah siapa lagi saya lupa apakah besok ikutan atau gak, dan saya pun selalu menjawab doakan aja dosen saya cepat selesai kuliah supaya saya bisa nyusul.<br />
Keesokan hari saat kuliah dengan pengisi materi adalah Ibu cantik sendiri. Beberapa menit kuliah berjalan tiba-tiba saya menerima sms dari essa yang mau ikutan aksi untuk menawari tumpangan. Wah akhirnya saya bilang saya bisa keluar kuliah j10 dan terserah dia mau nunggu atau tidak. Essa pun berbaik hati menunggu dan saya pun gambling harus keluar kelas j10. Waduh gimana ini berarti saya harus memilih keluar kelas cepat (sama denga bolos yah ini???) atau membatalkan tawaran Essa. Yeah menit pun berlalu dengan konsentrasi yang sedikit terpecah (maafkan yah ibu) akhirnya hati saya cenderung ingin keluar kelas terlebih dahulu. Yapp beberapa menit lagi j10, saya udah nanya-nanya teman sebelah duduk dan juga di belakang saya siapa yang mau dititipin tas saya yang isinya laptop ini. Aih, saya berani-beraninya nih pertama kali main curang gini hahaha. Tapi saya masih disayang waktu itu karena ternyata di saat saya akhirnya rencana mau izin keluar duluan (karena tidak ada yang mau dititipin tas isinya laptop) pas juga si ibu cantik mengakhiri kuliah. Alhamdulillah,,, sepanjang jalan ke gerbang depan tuh saya bersyukur terus dan berterima kasih ma si Ibu cantik.</p>
<p>Sampai sekarang pun saya selalu takjub ma kejadian itu. Beneran yang namanya niat baik tuh selalu diberikan jalan InsyaAllah. Akhirnya dua hal bisa saya peroleh dan tidak perlu ada yang dikorbankan dan entah kenapa membuat kesan saya terhadap si Ibu cantik semakin baik hahaha.</p>
<p>4. Hal terakhir yang sebenarnya unik plus keenakan yaitu pernah suatu pertemuan saya masuk kelas (kebetulan telah ^_^) dan ketika duduk dan mendengarkan presentasi dari teman saya, saya ditawarkan kotak kue mochi dari Jepang oleh teman saya dan dia mengatakan <strong>&#8220;oleh-oleh dari Ibu cantik, ambil satu&#8221;</strong>. Hoh saya gak percaya banget, barusan saya temukan seorang dosen membagikan oleh-oleh makanan buat mahasiswa di kelas. sugoi&#8230; waktu SMA sih biasanya kebalikannya. Saya takjub ada dosen seperti itu. Sedikit perhatian seperti itu dari beliau membuat saya semakin ingin bersungguh-sungguh di kelas itu (walaupun itu euforia belaka sih karena sebenarnya hampir semua tugas dan ujian kuliah ini saya merasa gak maksimal <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> maafkan saya yah Bu&#8230;)</p>
<p>Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari proses pembelajaran kelas AIB semester kemarin dan kebetulan yang teringat jelas dan terpatri diingatan saya segitu dulu. Semoga ke depannya pendidikan di IF, ITB dan Indonesia semakin baik. Dimulai dengan memiliki dosen atau pendidik yang hebat dulu. yeah berangan-angan kembali dengan cita-cita saya 5 tahun yang lalu, yah kalau saya menjadi seperti beliau maka saya akan mengadaptasi proses belajar di kelas beliau, itu kalau Allah menghendaki (alah, kok jadi serius amat hahaha)</p>
<p>Eniwei, Kita lihat bagaimana dengan seminar TA saya untuk senin akankah membuat kesan itu semakin baik hehehe. Saya meminta beliau menjadi penguji bukan karena alasan utamanya kesan dan kenangan di atas tapi karena saya melihat selama kuliah AI pertanyaan-pertanyaan beliau selalu membangun dan memberikan masukan. Yah, hal tersebut saya butuhkan untuk melewati tahap seminar ini. Walaupun begitu saya sebenarnya gambling juga karena tidak tahu sejauh mana pengetahuan beliau tentang topik TA saya. Awalnya pilihan pertama untuk penguji saya yaitu dosen AIB tahun lalu tapi karena dosen AIB tahun ini dari segi jadwal lebih reliable makanya saya memilih ibu cantik ^_^.<br />
Sebagai penutup doakan semoga seminar saya lancar dan memberikan energi positif untuk pelaksanaan TA saya kedepannya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/268/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/268/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=268&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/14/ibu-cantik-si-dosen-favorit/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komentar ke 1000 dari sang pemimpi juga</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/09/komentar-ke-1000-dari-sang-pemimpi-juga/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/09/komentar-ke-1000-dari-sang-pemimpi-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 15:26:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<category><![CDATA[special time]]></category>

		<category><![CDATA[komentar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Setelah ditunggu-tunggu sejak lama, akhirnya dia datang juga
Setelah dinanti-nanti sejak pertama, akhirnya dia muncul juga
Siapakah dia wahai orang yang ditunggu&#8230;
Jeng,, Jeng,, Jeng,,, Inilah dia si penulis komentar ke-1000 blog Berawal dari Mimpi yaitu Nanda. Lucunya Nanda adalah teman sealmamater dan seangkatan tapi beda jurusan ini yang gedung jurusannyanya notabene tetanggaan ma gedung jurusan saya. Trus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#3366ff;">Setelah ditunggu-tunggu sejak lama, akhirnya dia datang juga</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Setelah dinanti-nanti sejak pertama, akhirnya dia muncul juga</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Siapakah dia wahai orang yang ditunggu&#8230;</span></p>
<blockquote><p>Jeng,, Jeng,, Jeng,,, Inilah dia si penulis komentar ke-<strong>1000 </strong>blog <a href="http://fitrasani.wordpress.com">Berawal dari Mimpi</a> yaitu <strong><a>Nanda</a></strong><strong>. </strong>Lucunya Nanda adalah teman sealmamater dan seangkatan tapi beda jurusan ini yang gedung jurusannyanya notabene tetanggaan ma gedung jurusan saya. Trus ternyata judul blognya ada kata mimpinya juga hehehe dan templateny ituloh sama ma blog saya, Ocean Mist by <a rel="designer" href="http://www.edmerritt.com/">Ed Merritt</a>. mmm siapa yang ikut-ikutan yah hihihi *<em>mulai keasyikan menghubung-hubungkan</em>*</p></blockquote>
<p><span style="color:#0000ff;">Terima kasih untuk semua komentator yang telah meninggalkan jejak, kenangan, ilmu, pengetahuan, mimpi, dan harapan di blog sederhana ini. Tanpa ada komentator ke 999, 998, 997, hingga komentator pertama maka tidak mungkin status komentar bisa sampai ke 1000<br />
</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Mungkin tidak banyak yang dapat teman-teman peroleh dengan berkunjung kesini tapi banyak hal yang saya peroleh dari komen teman-teman&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;"><span style="color:#0000ff;">Terima kasih&#8230; ^_^</span><br />
</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/266/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/266/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=266&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/09/komentar-ke-1000-dari-sang-pemimpi-juga/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waspadalah pada media</title>
		<link>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/09/waspadalah-pada-media/</link>
		<comments>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/09/waspadalah-pada-media/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 06:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fitrasani</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BBM]]></category>

		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrasani.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Singkatnya tulisan ini dipicu atas kasus AKKBB dan FPI. Tapi saya bukan akan membahas tentang kasus itu tapi pembaca akan mendengar kritikan saya terhadap media di tanah air ini khususnya elektronik. Saya semakin gerah ma stasiun-stasiun TV di Indonesia saat ini tentunya diawali karena semakin banyak tontonan-tontonan yang tidak mendidik bahkan menjebloskan. Dimulai dari sinetron [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Singkatnya tulisan ini dipicu atas kasus <a href="http://akkbb.wordpress.com/">AKKBB</a> dan <a href="http://fpipetamburan.blogspot.com/">FPI</a>. Tapi saya bukan akan membahas tentang kasus itu tapi <strong>pembaca akan mendengar kritikan saya terhadap media di tanah air ini khususnya elektronik</strong>. Saya semakin gerah ma stasiun-stasiun TV di Indonesia saat ini tentunya diawali karena semakin banyak tontonan-tontonan yang tidak mendidik bahkan menjebloskan. Dimulai dari sinetron Inikah Cinta di SCTV yang bikin eneg banget, target konsumennya anak muda tapi isinya lebih baik ditonton ma orang yang udah kakek nenek, trus ada juga tontonan tentang ekspedisi hantu dan lain lain yang akhirnya tidak bertahan juga sampe sekarang. Huff ampun deh kalau harus disebutin bisa kepanjangan deh.</p>
<p>Dulunya saya beranggapan masih ada tontonan yang berbobot yaitu berita walaupun lucunya saya yang penonton berita umum maupun artis ini (infotainment) kadang-kadang tidak bisa membedakan antara keduanya. Yaiyalah isinya kadang-kadang sama. Tapi itulah yang saya mau kritisi saat ini dan dari dulu-dulu. Tontonan berita pun sama &#8216;tidak benarnya&#8217; dengan cerita sinetron di atas. <span style="color:#ff0000;">Kadang-kadang tidak edukatif malah lebih provokatif</span>.</p>
<p>Kasus yang saya sebut di awal yaitu berita AKKBB dan FPI. Sudah seminggu kasus itu terjadi tapi masih ada media yang tidak edukatif memberitakannya. <span style="color:#ff0000;">Maksudnya tidak edukatif adalah terhadap sebuah berita, media mendorong si penonton untuk melihat <strong>hanya </strong>dari satu sudut pandang saja</span>. Untuk studi kasus AKBB dan FPI saya sangat melihat jelas SCTV dan Metro TV adalah dua stasiun TV yang paling tidak edukatif.</p>
<p>Sebelum saya menjelaskan tentang kenapa kedua stasiun TV tersebut tidak edukatif maka saya akan menceritakan tentang pandangan saya yang mana yang edukatif versi saya. Pertama berangkat dari etika bahwa<strong> media haruslah netral</strong>. Sulit tentunya karena media elektronik adalah sebuah industri dimana si pemegang modal terbesar berarti punya kuasa tapi tentunya ada pihak lain yang juga bisa punya kekuatan yang mengalahkan si pemegang modal yaitu Penonton itu sendiri. Penonton yang cerdas bisa mengimbangi kekuatan si pemegang modal.</p>
<p>Berawal dari kenetralan tersebut makanya saya menganggap bahwa dalam sebuah kejadian maka setiap media memberitakan hal tersebut pun netral. Bagi saya melihat kenetralan salah satunya adalah dengan mengangkat suatu masalah dari dua sisi atau lebih dari satu pihak. Dua sisi yang dimaksud dapat berupa sisi positif dan negatifnya, atau kelebihan dan kekurangannya. <span style="color:#ff0000;">Dengan demikian berarti yang harus difokuskan pun adalah menghadirkan opini dari dua atau lebih pihak yang berseberangan dalam suatu berita.</span></p>
<p>Ketidakedukatifan SCTV yang saya ingat belakangan ini yaitu saat mengangkat masalah tentang ML. Mengenai masalah AKBB dan FPI ini terlihat jelas bahwa opini yang sering diangkat yaitu AKBB yang benar (<span style="color:#00ccff;"><em>lucunya opini itu didukung ma penekanan oleh penyiar beritanya dan yang paling menyakitkan adalah penyiar kesukaan saya, aduh tidak profesional amat sih</em></span>). Tapi emang liputan 6 tuh &#8216;lebai&#8217; dan mengangkat sebuah isu. Jadi nih misal kalau sekarang kalau lagi heboh BBM maka itu aja yang akan diangkat dalam sekali berita (makanya mungkin saya suka nonton) nah termasuk dengan kasus AKBB ini yang diangkat tuh berita itu terus (kemana lagi isu BBM). Tapi yang bikin saya kecewa sebagai umat beragama kok yang isi beritanya jadi berkesan bagi saya sangat tidak sehat untuk agama tertentu. Jangan karena berita umat beragama teradu domba&#8230; marah mode on</p>
<p>Metro TV bagi saya bukan lagi media Berita yang profesional. Banyak berita dari dulu tapi saya hanya akan mengungkapkan berita-berita yang saya ingat karena masih baru. Misalnya kasus FPI dan AKKBB ini sempat masuk di acara save our nation dengan tokohnya si Rizal Mallarangeng. Jeleknya adalah narasumber yang diundang adalah hanya dari tokoh AKBB saja. Harusnya kan bila narasumber hanya dari satu pihak saja maka otomatis si pembawa acara bisa diposisikan pada pihak yang berseberangan dengan narasumber tapi nyatanya justru si Rizal Mallarangeng malah mengamini setiap ucapan aktivis AKBB sekaligus JIL itu, mbak Nong yang namanya jadi terkenal karena ada email yang tersebar di milis atas nama beliau (sudah jelas isi email tidak valid karena di depan layar dia tidak menceritakan hal yang sama dengan email tersebut). Cek percek mbak Nong dengan Rizal punya kerjasama terkait dengan organisasi yang dipimpin oleh Rizal yaitu Freedom Institute, informasi dari about me di <a href="http://nongmahmada.blogspot.com/">blog mbak nong</a>. Menonton itu rasanya saya yang awalnya netral, saya jadi berpikir FPI adalah korban. Banyak hal yang mengindikasikan <span style="text-decoration:underline;">kejadian itu terencana</span> dari tidak adanya polisi yang melerai di awal trus pengakuan anaknya Abdurrahman Wahid kenapa ada polisi yang menelepon barisan PDI yang sempat melakukan aksi di Monas juga untuk mundur (ini saya dengar di salah satu berita TV).</p>
<p><strong>Ketidakedukatifan yang paling tidak profesional adalah saat semalam nonton diskusi dengan presiden SBY</strong>. Ingin banget menertawakan dan lama-lama penasaran dengan siapa tim produksi di belakang karena saya melihat semua pertanyaan yang ditanyakan oleh Desi Anwar kelihatannya tidak ada greget dan sudah dikomunikasikan dengan Presiden sebelumnya sehingga jawabannya terlihat dipersiapkan. Kalau kata kerennya pertanyaannya tuh cupu banget.</p>
<p>Sudah seminggu kasus AKKBB dan FPI ini terjadi, saat nonton berita di stasiun TV lain yaitu RCTI ternyata isi beritanya sudah mulai berwarna mungkin karena disebabkan demo besar-besaran pagi ini tentang penolakan Ahmadiyah. Jadi lebih berimbang tapi sekaligus lucu. Jadi saat nonton berita RCTI siang ini secara berurutan opini berita diarahkan untuk melihat masalah AKBB dan FPI dari hal lain dan kebetulan sama dengan praduga saya dulu. Di awal diberitakan perkataan <span style="color:#800000;">Hasyim Muzadi yang menghimbau tentang masalah AKKBB dan FPI agar tidak memprovokasi umat muslim </span>(agak lupa detail omongan tapi tidak menunjukkan simpatinya pada AKBB ataupun FPI). Nah kemudian dilanjutkan dengan p<span style="color:#ff0000;">endapat Amien Rais yang juga sama dengan Hasyim Muzadi plus mengatakan bahwa kejadian di Monas kemarin adalah kejadian yang sangat terencana dan merupakan rencana dari suatu golongan yang ingin mengalihkan pandangan masyarakat atas masalah lain di bangsa ini yaitu kenaikan BBM</span>. dan emang sudah diskenariokan kali yah setelah Amien Rais diwawancara langsung diperlihatkan <span style="color:#339966;">berita tentang demo mahasiswa di Jogja atas kenaikan BBM.</span></p>
<p><strong>Kesimpulannya realita saat ini menunjukkan tidak ada media yang netral</strong>. Memang saya hanya melihat SCTV dan metro TV (karena kebetulan gambarnya paling bagus di TV saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) tapi saya yakin kadang-kadang di berita lain di stasiun TV lain pun akan terjadi ketidakedukatifan tersebut atau mungkin lebih edukatif. <strong>Oleh karena itu sebagai penonton yang cerdas kita harus waspada <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </strong>.</p>
<blockquote><p>Agama adalah hal yang sensitif dan sudah jadi sejarah membuat masyarakat Indonesia terpecah dan teradudomba seperti di Poso, Maluku, dll. Coba telusuri kasus -kasus itu juga bahwa pihak-pihak yang ada di belakang itu ataupun yang memperoleh keuntungan adalah bukan yang berselisih atau agama tertentu tapi pihak lain yang memperjuangkan hal diluar agama (bisa saja penguasa yang berkuasa atau pihak lain). Sama halnya saya melihat di kasus AKKBB dan FPI.</p>
<p>Maka sekali lagi kritislah teman jangan karena media, pemimpin, atau tulisan saya, maka kita mengikuti pendapat tersebut dan terprovokasi.</p></blockquote>
<p>Waspadalah,,, waspadalah,,, (pake nadanya bang Napi)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fitrasani.wordpress.com/264/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fitrasani.wordpress.com/264/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrasani.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrasani.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrasani.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrasani.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrasani.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrasani.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrasani.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrasani.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrasani.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrasani.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrasani.wordpress.com&blog=177675&post=264&subd=fitrasani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrasani.wordpress.com/2008/06/09/waspadalah-pada-media/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/fitrasani-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fitrasani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>