Posted by: fitrasani | 25 Juli, 2008

Pernikahan termewah dan bencana terugikan

Lucu…Miris… dan cerdas…

Kalau ada yang nonton berita siang RCTI hari ini, pasti lihat liputan singkat pernikahan mewah ponakan Abu Rizal Bakrie…sekilas seperti ini isi berita tadi

Jadi diungkapkan bahwa malam ini akan digelar pernikahan termewah antara Adinda Bakrie (anak dari Indra Bakrie) dengan seorang berkebangsaan Singapura, teman kuliahnya saat sekolah bisnis di USA. Berita tersebut menyebutkan bahwa si Adinda akan menggunakan sebuah mahkota mahal bikinan whoever, trus gaun rancangan perancangan busana internasional terkenal, trus katanya menghabiskan biaya whatever yang pasti gede lah, ampe saya aja malas ingat. Trus diceritakan kalau Akad Nikah sudah berlangsung sejak tanggal 23 Juli kemarin dengan dihadiri oleh presiden SBY yang juga menjadi Saksi pernikahan. Trus diceritakan bahwa “si Adinda Bakrie tuh anak dari Indra Bakrie yang juga pemilik dari PT. Lapindo yang saat ini masuk terkena kasus lumpur di sidoarjo”… Nah beritanya berhenti disitu… Liputan yang gak begitu penting sebenarnya soalnya yang dilihatin juga cuma slideshow foto pasangan pengantin…

Nah tapi yang penting adalah berita setelah itu,

Entah sengaja dan kelihatannya begitu. Berita berikutnya adalah tentang meluapnya lagi untuk yang ke-93 kali lumpur di sidoarjo… hooo nyambung kan dengan PT. Lapindo… hihihi miris deh, sebelumnya diceritakan tentang pernikahan termewah tahun ini, eh habis itu langsung dipaparkan tentang bencana yang termerugikan dan tidak kunjung berakhir bertahun-tahun belakangan…

Yeah itulah realita!!! gap antara kaya dan miskin semakin lebar…

Posted by: fitrasani | 22 Juli, 2008

we raise

sometimes it takes a different kind of effort to achieve it so don’t give up
sometimes it takes a different kind of dream to make you smile so raise it up
sometimes we need another helping hand to show the ways so don’t give up
sometimes it seems impossible and that’s why we pray so raise it up

-inspired by raise it up, ost. august rush-

‘raise’ diartikan oleh penulis dengan ‘bangkit’ karena tahun 2008 diidentikkan dengan kata ‘bangkit’.

Posted by: fitrasani | 18 Juli, 2008

Lihat dirimu… semakin jauh mengayuh

Baru saja ikut perayaan wisuda mahasiswa Informatika Juli 2008… Kyaaa berasa deg-degan dan terjepit karena bentar lagi agustus,, september,,, Berasa sedih juga karena membayangkan berada di posisi yang sedang wisuda… Terharu banget pastinya,,, Berasa bahagia juga membayangkan menjadi orang tua dari masing-masing wisudawan maupun wisudawati… khususnya menjadi seorang ibu :D … nah berhubungan dengan ibu, penampilan terakhir panitia untuk menyanyikan sebuah lagu yang liriknya boljug (boleh juga) dekat dengan Ibu.. Ini dia lagu yang dipopulerkan oleh keris patih dengan lirik yang menyentuh….

Kau adalah yang pertama menyentuhku
Mendekapku di tengah dingin malam
Kau adalah sesuatu yang indah bagiku
Ceriakan hati di kala hati ini terpuruk

Kau sosok tak tergantikan
Walau tak semuanya ragamu ada
Setiamu melekat
Sampai aku di ujung usia

Bunda..
Ijinkan aku bersujud kali ini
Sebagai tanda..
Aku mencintaimu

Bunda..
Demi langit bumi aku bersumpah
Kan ku jaga pengabdianmu di hidupku..
Itu sungguh berarti bagiku..

So sweet yah… jadi kangen mama… kapan saya bertemu beliau ^_^.

Selain lagu tentang bunda itu, semalam juga anak-anak IF04 mempersembahkan beberapa lagu medley buat para wisudawan,, satu lagu yang menarik bagi saya kutipan liriknya lagu sheila on 7 buat para wisudawan

Lihat dirimu… semakin jauh mengayuh
Lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh

Eniwei, selamat buat teman-teman dan kakak-kakak yang lulus… selamat bagi semua wisudawan/wati ITB Juli 2008. Di IF sendiri ini rekor wisudawan Juli terbanyak yaitu 40 orang, dan 18 dari jumlah itu adalah teman-teman seperjuanganku sejak masuk ITB dulu. Tinggal 130-140an lagi yang berjuang untuk menyelesaikan perjalanan di labtek V.. Doakan kami yah…

Semoga sukses menyandang gelar baru… Semoga tidak puas sampai disitu saja…

Selamat beranjak dari dunia idealis ke dunia realistis (kata-kata andalan)…

Selamat menjemput cita-cita dan mimpi…

Selamat berbakti kepada Tuhan, Bangsa, dan Almamater…

Posted by: fitrasani | 11 Juli, 2008

Bandung dingin, pikiran beku

Disclaimer: Ini salah satu tulisan gak penting jadi maaf saja bila pembaca tidak memperoleh apapun setelah membaca tulisan ini. Di saat sedang iseng buka blog, saya membuka bagian ‘drafts’ yang menyimpan 14 tulisan yang belum ter-post. Kenapa bisa? yah salah satunya karena gak penting tulisannya hahaha… seperti tulisan berikut yang sudah tersimpan bertahun-tahun berbulan-bulan lamanya.

Bandung dingin…
Begitupun saya lagi kedinginan termasuk Pikiran ini juga kadang-kadang membeku…
Pikiran membeku?
Yah, maksudnya sulit diajak berpikir… *Wuaa sudah berlangsung berhari-hari*
Ah… sindrom perfomansi sedang menurun nih…
Coba bayangkan setelah melalui berminggu-minggu yang lalu dengan performansi optimal dengan bermacam aktivitas yg dilakukan.
Akhirnya layaknya iman yang naik turun, performansiku pun naik turun.
Sedikit panik juga sih tapi yah dinikmati saja hahaha
Huuu padahal aktivitas tetep aja banyak…
Beginilah nasib kalau performansi lagi turun, semangat menurun, kemalasan melanda…

Ditambah iklim yang mendukung
Berhubung cuaca saat ini sangat tidak bersahabat bagi saya…
Wuaaa karena setelah saya pelajari siklus biologi saya tiap tahun semenjak di Bandung betapa sulitnya untuk bangun dini hari kalau cuaca dingin begini
*ini mah juga karena jam biologis saya terganggu yaitu yang jadi sulit tidur sebelum j12*

Ditambah virus penyakit yang tersebar dimana-mana. Saat menuliskan posting ini aja saya sudah menghabiskan banyak tissue untuk mengontrol alergi hidungku terhadap dingin *apa coba*.
Berbicara tentang kesehatan saya jadi ingat obrolan dengan seorang kawan.

orang : my body is not delicious
bukan_orang : Hahaha..
bukan_orang : add sugar,then

orang : hoo why sugar???
orang : if my body is not sweet so I’ll add sugar
bukan_orang : make it tastes better
orang : how to make it tastes better :D
bukan_orang : just put it on ur body :P
bukan_orang : sweet is one step closer to delicious

orang : hooo,,, how to add sugar in my body :-/
bukan_orang : eat it :))
orang : where I can get a sugar ;P
bukan_orang : then ur body’ll be full of it
orang : where I can get it, I dont have any :P
bukan_orang : find in the kitchen
orang : where is the kitchen???
bukan_orang : behind the bathroom
orang : what???
orang : so where is the bathroom??
bukan_orang : yaps.. u get it.. right before the kitchen
bukan_orang : :))

orang : *huh kribo* u dont get me an answer where I can find my kitchen so I can find sugar to make my body sweet later my body will delicious
bukan_orang : hahahaha
orang : teman_orang: menurut Sumanto pasti your body is delicious,..
orang : mmm but where is sumanto so when I meet him, my body will delicious
orang : :))
bukan_orang : think u’r smart just 2 know the latter :P
bukan_orang : hahaha

orang : yes I’m smart :P
bukan_orang : no,u’r orang
orang : but now I’m looking for my healing power/the sugar or the kitchen/sumanto :))

Jadi kesimpulan tulisan iseng ini, pertama adalah saya ingin mengembalikan semangat ataupun produktivitas di cuaca yang gak mendukung… Ada yang punya usulan gmn…
Kedua mencoba memperbaiki jam biologis lagi di Bandung. Lucunya kalau saya di jakarta jam biologis saya bagus,,, trus juga kayaknya ide-ide mudah muncul alias lebih produktif. hehehe, atau sudah saatnya saya pindah kota lagi :P…

Posted by: fitrasani | 9 Juli, 2008

Mutiara dan Marjan di Indonesia

Dia membiarkan dua laut mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (QS Al-Rahman: 19-22)

Subhanallah, saya saat ini terkagum dengan potongan ayat di Al-Quran ini walaupun banyak ayat yang sangat mengagumkan. Kajian tentang ayat ini saya baca di buku “Al-Quran dan Lautan” karya Agus S. Djamil. Saya mencoba meringkas penjelasan tentang ayat ini yang muncul di banyak halaman (119-130, 300-304).

Di buku itu disebutkan bahwa batas pertemuan antara dua laut memiliki dua pemahaman yaitu dapat berupa batas vertikal dan juga batas horizontal. Pemahaman mengenai batas vertikal yaitu memisahkan dua tubuh air yang berdampingan seperti terusan suez sebagai pembatas Laut Merah dan Lautan Mediterania. Yang menjadi perhatian saya adalah pemahaman kedua mengenai pertemuan dua laut yang dapat berarti berupa batas yang membujur secara horizontal atau membatasi laut bagian atas dan bawah. Muhammad Ibrahim Al-Sumaih, guru besar pada fakultas sains jurusan Ilmu Kelautan Universitas Qatar pada penelitiannya di Teluk Persia dan Teluk Oman (1984-1988), seperti dikutip oleh Dr. Quraish Shihab dalam buku yang sama, menemukan batas yang melintang ini pada kawasan di antara dua teluk tersebut terdapat pemisahan antara air laut bagian atas yang berasal dari Teluk Oman dan air laut bagian bawah yang berasa dari Teluk Persia.

Dia membiarkan dua laut mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.

Batas ini bisa berarti membatasi laut bagian atas yang mempunyai suhu hangat dan laut bagian bawah yang mempunyai suhu rendah. Laut bagian atas yang dapat mempunyai salinitas rendah sedangkan laut bawah memiliki salinitas tinggi. Atau lapisan laut bagian atas yang bergerak ke barat dengan lapisan bawah bergerak ke timur. Atau kondisi apa saja yang membatasi antara laut bagian atas dan laut bagian bawah yang mempunyai sifat fisika dan kimia yang berbeda.

Batas dua laut yang bertemu namut tidak saling bercampur ini begitu nyata dan batas tersebut terbukti pula membawa keuntungan pada banyak umat manusia. Banyak banget manfaat tapi yang saya ceritakan spesifik pada suatu hal. Nah dari sinilah saya terkagum-kagum karena ayat ini bisa disesuaikan dengan sebuah konsep yang saya tahu mengenai energi laut.

Perbedaan temperatur antara air dingin di bawah dan air panas di permukaan dapat dipakai untuk menghasilkan energi. Energi tersebut berupa tenaga listrik, air tawar, air conditioning, aquaculture, hingga blue energy yang cukup fenomenal yaitu hidrogen. Salah satu pemanfaatan energi dari lapisan laut tersebut dikenal dengan OTEC, Ocean Thermal Energy Conversion. OTEC diakui sangat layak dan cocok untuk dikembangkan di kawasan laut tropis seperti kepulauan Indonesia. Di indonesia, dengan kedalaman laut lebih dari 1000 meter, terdapat 16 lokasi yang mempunyai potensi untuk pemanfaatan OTEC.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

Bukankah ini karunia Allah SWT. untuk Indonesia dan akan sangat merugi bila karunia tersebut dibiarkan begitu saja. Sekarang, bagaimana caranya kita dapat bersyukur dengan cara memanfaatkan kekayaan alam tersebut untuk kesejahteraan umat. Dan untuk memperoleh ‘mutiara’ dan ‘marjan’ apa yang bisa kita lakukan???

Sumber lain: Potensi dan Teknologi Energi Samudra

*to Aji: ini jawaban atas pertanyaanku yang kemarin ^_^

Posted by: fitrasani | 3 Juli, 2008

Status mahasiswa itu mahal

civitas A : si A dah lulus?
civitas B : udah
civitas B : tadi baru sidang
civitas A : wah alhamdulillah berkurang satu lg beban ITB
civitas B : :))
civitas B : jadi kamu kapan sidang?
civitas A : wah sy mah santai, kapan-kapan…
civitas B : loh, situ masih mau jadi beban ITB donk…..
civitas A : gak kok, sy kan dulu USM
civitas B : ^%&%^$^%#^%$#%$(*(

Terinspirasi obrolan di atas tiba-tiba terpikir tentang suatu informasi yang harusnya banyak yang sudah tahu:
Menurut standar Direktorat Pendidikan Tinggi Depdiknas biaya pendidikan untuk teknik Rp18 juta per tahun(tahun 2007 yang pastinya bisa selalu naik), sementara mahasiswa ITB sejauh ini hanya harus membayar Rp4 juta per tahun (ini juga terus naik tiap tahun), yang berarti tak sampai 25 persennya. Pertanyaannya adalah siapa yang membayar sisanya??? yang pasti rektor gak bakal mau n mampu :P. Dana pemerintah??? hehehe tidak bisa diharapkan. So siapa yang nanggung… banyak pihak yang salah satunya punya saham paling besar yah masyarakat juga. Banyak usaha juga dilakukan untuk menanggung itu tapi tidak perlu disebutkan karena cerita ini bukan bermaksud menjadi pembenaran USM ataupun berlama-lama lulus :P ataupun menjadi penolakan status BHMN,,

Saya tidak memaparkan pandangan tapi hanya ‘beberapa’ data semoga menjadi evaluasi kita bahwa menjadi mahasiswa itu mahal dan memalukan(dibiayai ma orang lain) makanya jangan sia-siakan dan harus dipertanggungjawabkan kelak (setelah lulus ataupun wafat ^_^).

*tulisan ini adalah salah satu bekal tulisan ‘nyepet’ buat diri saya ^_^, semoga bisa saya maknai lebih dalam dan pertanggungjawabkan (hahaha,,, habis saya yang nulis)

Posted by: fitrasani | 3 Juli, 2008

we’re miracles and we’re not alone

Malam ini seperti biasa niat mengerjakan tanggungjawabku sebagai mahasiswa tingkat akhir turun lagi. Yah, memang tidak mudah harus menjaga motivasi untuk mengerjakannya  dengan alasan yang macam2 dari yang penting sampai gak penting (ini kayaknya paling sering,,,). Oops saya jadi curhat gini. Eniwei, perasaan seperti itu wajar adanya asalkan tidak selamanya muncul dan terkadang berdasarkan pengalaman saya selalu saja ada hal yang mengingatkan atau me’nyepet’ sehingga motivasi itu ‘mau tidak mau’ bisa naik lagi. That’s why munculah postingan ini kurang lebih untuk memotivasi saya lagi dan juga untuk merekam percakapan yang pernah saya alami.

Di sebuah malam, dua orang bersahabat berbeda jurusan curhat tentang tugas masing-masing. Di tengah-tengah kecape’an/kebosanan/kepenatan/segala rasa itu lah akhirnya obrolan mengarah ke kata-kata mutiara pendorong semangat. Maksud hati teman saya ini ingin menanyakan kata-kata penyemangat atau ingin memberi kata-kata penyemangat tapi jadinya malah ngelantur ke pertanyataan NIM (Nomor Induk Mahasiswa)

13X : NIMmu berapa fit?
13Y : kenapa nanya2 nim…13504xxx
13X : tau ngga fit?
13Y : gak lah, knp?
13X : namamu adalah sejarah
13Y : maksudnya???
13X : dari beribu orang
13Y : hehe,, gak ngerti, arti kata fitra?
13X : iya, dari sekian banyak hingga akhir nanti
13X : nim 13504xxx hanyalah milik seorang fitrasani
13X : sampai kapan pun
13X : arti nim lebih dari sekadar digit tapi sebuah tanggung jawab akan orang2 banyak itu

Sentak terkaget diomongin seperti itu, entah teman saya sadar atau tidak, saat itu kadar motivasi semakin berkurang. Yah walaupun nyepet akhirnya obrolan itu membuat saya evaluasi diri saya 4 tahun memakai NIM 13504xxx dan bertanya-tanya apa yang sudah saya lakukan atas setiap waktu yang diberikan kepada saya.

Huff, penyesalan pasti ada tapi yah cukup saat itu dan saya harus move on…

cause we are miracles and we are not alone…

*Eniwei, tulisan ini sudah lama menjadi sekedar draft dan belum dipublikasikan (namanya juga draft :P). Tapi, akhirnya saya ‘berani’ juga posting tulisan yang entah kenapa saya merasa kurang konten atau makna ini :D hahaha. Yang penting ada postingan baru di awal bulan :p, kasian orang pada terima gaji kok blog saya gak terima postingan (ampun maksa banget)… Tapi sebenarnya postingan kali ini terinspirasi chattingan saya ma ghifar yang minta izin buat daftarin blog saya di BelajarMenulis.com’s Blogwriter Awards 2008. So sweet, terharu biru,,, saya gak tau kalau ghifar pembaca setia blog saya (hueeeekkksss,,, geer amaat seeh,, buat ghifar jangan kapok yah hihihihihi). Yah selesai mode becandanya, intinya adalah memang saya pengen nulis,,, pengen ngingatin diri sendiri,,, syukur-syukur kalau pembaca juga ikut-ikutan kesepet :P… hihihi…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori