Amanah yang berharga

Sebulan yang lalu, alhamdulillah aq(lagi pengen pake kata ganti aq) mendapat amanah menjadi sekretaris HMIF. menurutku ini adalah sebuah amanah yang tidak bisa disepelekan, anugrah, dan kebanggaan. melihat track record setahun yang lalu aq di HMIF menjadi bendahara divisi Profesi tapi sekarang ditawarkan menjadi sekretaris HMIF(himpunan mahasiswa teknik informatika) yang kerjanya berlainan menurutku adalah sebuah prestasi tersendiri untukku. oleh karena itu, aq bertekad untuk menjalani pekerjaanku dengan sungguh-sungguh dan insyaAllah aq berharap mendapat banyak ilmu dan pengalaman dari amanah ini. aq membayangkan apabila aq menjadi sekretaris HMIF, maka aq harus menjadi sosok sekretaris seperti general manager kabinet KM ITB 0506. di mataku beliaulah tipe sekretaris paling ideal yang saya temui sampai saat ini.

menjadi sekretaris bukanlah hal yang baru bagiku. pertama kali aq mengicipi jabatan itu waktu sma. menjadi sekretaris MPK(perwakilan kelas) selama dua tahun berturut-turut sudah cukup menurutku pada saat itu. aq menyadari dalam hal kesekretariatan aq kurang namun dalam hal mendampingi ketua/mengkompori ketua aq lumayanlah. berorganisasi di sma melahirkan sebuah keyakinan dalam diriku bahwa aq tertarik dan berbakat dikit di bidang keuangan(laporan, pengolahan). oleh karena itu menjadi sekretaris MPK menurutku sudah cukup.

kemudian, setelah masuk kuliah aq masuk di HMIF kebetulan aq ditawari menjadi bendahara divisi. amanah tersebut alhamdulillah aq jalani dengan fun banget soalnya keuangannya lancar gak perlu pusing mikirin pemasukan darimana karena pemasukannya lumayan lancarlah. mungkin karena hal itu, jadinya menjadi seorang bendahara menurutku tidak memiliki tantangan, kalau masalah laporan yang tidak seimbang sih bukan tantangan tapi masalah hehehe. tapi kebetulan pada saat aq menjabat bendahara divisi, aq juga menjadi sekretaris di unitku. sayangnya karena “keasyikan” di jurusan/himpunan justru sedikit membuatku lupa akan salah satu kewajibanku itu.

suatu saat aq ditawari untuk menjadi sekretaris lomba IT Within(acara HMIF), kalau aq tidak salah ingat disinilah aq mula-mula merasakan bagaimana tantangan menjadi sekretaris yang ideal (menurutku yaitu dapat melayani semuanya dari ketua sampe anggota). aq menyadari menjadi seorang sekretaris bukanlah hal yang mudah, bahkan aq masih jauh dari ideal, aq yang agak malas-malasan, aq yang kurang teratur tapi tidak menyukai hal yang tidak teratur, dan kekuranganku yang lain. kerja di kepanitiaan inilah akhirnya membuatku berpaling minat terhadap “nikmatnya” menjadi sekretaris. inilah alasan aku aq berani menerima amanah menjadi sekretaris HMIF karena walaupun dengan pengalaman yang terbatas, namun pengalaman menjadi sekretaris acara telah membuka pikiran dan minatku.

kebetulan juga beberapa saat setelah aq pertama kali ditawari menjadi sekretaris lomba IT WIthin dan menerimanya, aq dimintatolong untuk menjadi sekretaris acara Dies Natalis KM ITB. wah jabatan yang sama pada waktu yang berdekatan. pada awalnya aq tidak mau namun karena sekretarisnya ada dua orang, jadi aq pikir pekerjaannya tidak akan terlalu berat karena aq gak jadi single fighter. namun diawal-awal kepanitian pasangan sekretarisku mengundurkan diri karena kesibukan di lain tempat. beberapa saat aq sempat menjadi single fighter untungnya akhirnya aq mendapat pasangan sekretaris baru sekaligus aq mendapat teman baru lagi. alhamdulillah. pengalaman menjadi sekretaris Satu Dekade kayaknya paling banyak mengalami cobaan serta konflik, kesibukan kuliah membuatku kurang fokus di kegiatan itu, serta cobaan lain yang berasal dari dalam diriku. eniwei, oleh karena cobaan yang berat itu, aq belajar lagi sebuah pengalaman berharga bahwa aq tidak boleh lari dari masalah. aq pernah curhat ke ibuku bgmn ingin melepas tugasku di kepanitiaan ini kemudian ibuku yang memberiku semangat dan meyakinkan aq pengalamanku ini bisa saja aq hadapi ketika aq telah terjun di masyarakat, oleh karena itu aq harus menghadapinya. *maaf kalau pengalaman itu tidak aq sebutkan secara jelas karena memang sengaja “,)*. intinya aq tidak puas dengan kerjaku di kepanitian ini dan aq ingin mundur.syukurnya tidak, dan alhamdulillah sekarang acaranya dah selesai. dan tugasku masih ada sih hehehe.

beberapa hari yang lalu saya di sms oleh teh Ninda TL, isi smsnya begini
“Asl, fitra direkomendasikan untk jd SETKAB, sekretaris kabinet, bs g? kan sejalan ya ma amanah di himpunan, kira2 bs g?”
waktu baca sms ini sejujurnya aq sangat senang dan lumayan tertarik. dulu aq sempat berkhayal kalau aq jadi sekretaris kabinet enak yah bisa berhubungan dengan banyak orang yang beda jurusan(banyak teman). tawaran ini berat bagiku karena menurutku menjadi sekretaris kabinet rasanya seperti aq harus menggantikan seorang panutan teh ratih ex-General Manager, hati kecilku mengatakan aq belum pantas namun kok ada yang merekomendasikan. oleh karena itu, kepercayaan diriku tumbuh. sejujurnya aq bingung tawaran itu menarik bagiku namun akhirnya setelah aq pertimbangkan secara matang, aq memutuskan untuk menolak tawaran itu, tapi aq akan tetap aktif di kabinet KM yaitu di dept. Profesi dan teknologi karena sebenarnya aq menyadari aq belum melakukan apa-apa disitu, hal yang aq cita-citakan belum tercapai (suatu saat keprofesian anak-anak ITB kembali berjaya). dengan catatan aq gak mau jadi sekretaris disitu hehehe.
“Bukan hasil yang penting namun proses dalam menyelesaikan tugas tersebut”
“Bukan apa tugasnya yang penting namun bagaimana melaksanakan tugas itu dengan sebaiknya”

sekarang aq telah menjadi sekretaris HMIF dan aq pun menyadari cita-citaku sejak pertama aq diberi amanah disini bahwa aq akan lakukan semaksimal mungkin.
aq tidak pernah menyesal menjadi sekretaris HMIF, karena aq ingin memberikan yang terbaik disini. selain itu, apabila aq aktif di himpunan maka aq akan lebih mudah membagi waktuku dengan kuliahku, sebab hal itu sulit aq lakukan apabila aq harus menjadi sekretaris kabinet KM ITB. ditambah lagi aq punya cita-cita untuk dapat berkarya lebih sehingga aku harus fokus ke kuliahku
sekarang, program kerja HMIF 06/07 diterima, berarti pekerjaan divisi-divisi HMIF 06/07 telah menunggu, aq pun juga begitu tugasku sebagai orang yang melayani pengurus telah dimulai. Bismillah semoga amanah ini dapat aku jalani dengan sebaiknya.

Doakan yah, semoga aq bisa menjadi pribadi yang amanah karena ini pertanggungjawabanku kepada Allah swt. dan orang yang mengamanahkan. betapa berharganya sebuah amanah bisa memberikanku pahala atau mungkin dosa. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s