Mama, ai love you

Beberapa hari ini gw sedang diliputi perasaan malas, tandanya terlihat dari gw menunda-nuda shalat tarawih. biasanya gw tarawih di mesjid kalau sempat atau di rumah kalau udah telat, tapi alhamdulillah gak ditunda-tunda selama gw sempat. kalau kata Iqbal gw sedang terkena musibah nih. di balik semua musibah selalu ada hikmah yang bisa kita ambil. InsyaAllah gw pun telah merasakan hikmah tersebut.

Dua malam yang lalu, handphoneku berbunyi sekitar j9 malam. walaupun tanpa melihat siapa nama yang ada di handphoe gw tapi ketebak itu pasti dari orang tua gw hehehe (siapa lagi coba yang mau nelp gw🙂 ). waktu gw liat nama yang tercantum disitu ‘luvly mom’, gw langsung bersemangat. g tiba-tiba merasa kangen banget dengan beliau.

Mama : assalamualaikum…

gw : waalaikumsalam…

Mama : lagi ngapain nak?

gw : gak lagi ngapa-ngapain…

Mama : udah shalat tarawih…

gw : Belum… (dengan suara yang mengecil, gw malu sih karena kalau kemaren2 ditanyain kayak begini, gw selalu bilang ‘udah donk’. akhirnya gw curhat ke beliau) Ma, ai (nama panggilan gw) kok jadi malas2an akhir2 nih… padahal baru masih awal2 ramadhan😦

Mama : anak mama berdoa aja ama Allah minta petunjuk

gw : iya… nanti ai minta pas shalat.

(akhirnya percakapan gw disambung dengan membahas hal lain)

setelah itu, gw lanjut mengerjakan tugas-tugas kuliah. setelah semua selesai gw akhirnya mengambil air wudhu untuk shalat isya+tarawih. gw sengaja shalat setelah semua selesai, dengan harapan gw shalat tanpa memikirkan hal lain untuk mencari suasana khusyu.

gw mulai shalat isya dengan takbir tentunya. di rakaat ketiga gitu, tiba ada suatu hal yang tiba-tiba terlintas “tidak apalah saya capek di dunia ini, tidak apalah saya haru berkorban banyak saat ini, tidak apalah saya sakit di dunia, yang terpenting saya bisa merasakan nikmat yang besar di akhirat nanti”. subhanaallah tiba-tiba saya tersadar akan banyak hal. saya tersadar bagaimana saya masih suka mengeluh atas banyaknya tugas, bahkan mungkin telah mengurangi waktu beribadah saya, waktu tilawah saya. aduh malu sekali rasanya…sedih sekali rasanya…selalu saja kata maaf yang bisa saya sampaikan… ketika saya bersujud dan melihat kembali ke belakang, akhirnya air mata pun tidak terbendung. Saya pun tak mampu menulis segala kelalaianku.

Pada saat berdoa, gw langsung teringat mama… gw tahu walaupun tanpa diminta, beliau pun selalu mendoakanku. gw tahu 4JJI membukakan hati gw yang terpenting bukan karena doaku tapi doa mama…Perasaan ini tak kuat untuk menyampaikan rasa terima kasihku kepadanya…kalau bukan saat itu jam menunjukkan pukul 12 malam sudah kutelp beliau…

subhanaallah ini yang disebut mukjizat doa seorang ibu…Mama, ai love you🙂

3 thoughts on “Mama, ai love you

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s