Kongres B***r (Kecewa oh kecewa)

“Bubarlah kongres”
Mungkin itu adalah kata-kata yang keluar di forum Kongres tadi malam yang dihadiri oleh 17 ketua himpunan dan 3 ketua unit. Para ketua Himpunan dan Unit yang hampir sepakat untuk proaktif memperbaiki kemahasiswaan ITB. Trus apa hubungannya dengan Bubarkan kongres. saya mencoba menjelaskan walaupun saya tidak sempat ikut forum tadi malam.

Kongres adalah bentuk kedaulatan tertinggi di kemahasiswaan ITB ini. Oleh karena itu, idealnya kongres berisi perwakilan dari Himpunan dan unit karena KM ITB adalah berbasiskan himpunan dan unit. Nah, berbeda dengan kondisi idealnya, kongres selama ini belum diakui kedaulatannya oleh elemen-elemen di kampus ini. Hal ini terlihat jelas dari tidak semua himpunan yang memiliki senator di kongres. Hingga akhirnya setiap kongres melakukan sesuatu atau menentukan kebijakan, legitimasinya dipertanyakan??? ya karena tidak semua suara elemen kemahasiswaan ditampung di kongres(wong yang ngirim wakil aja gk semuanya).

Dipicu oleh hasil sidang istimewa Kongres 0607 yang mengubah konsepsi kemahasiswaan ITB dan AD ART KM ITB. salah satu hal yang baru yaitu kongres menetapkan bahwa kongres KM ITB memberikan kuota 2/3 jumlah senator himpunan maupun forum unit untuk membentuk kongres 0708 dengan batas waktu 2 april 2007. Selain itu dipicu oleh sebuah himpunan (tersebut KMSR) yang menyatakan sikap untuk menolak SIK 2007 karena kedaulatan itu dipertanyakan lagi. Mungkin alangkah baiknya kita melihat sisi positif dari pernyataan sikap KMSR itu yaitu agar semua elemen kampus ini ‘peduli’ dengan kemahasiswaan terpusat.
Akhirnya karena legitimasi SIK 2007 dipertanyakan lagi maka tadi malam dibuatlah forum kembali untuk membahas tentang kelanjutan pernyataan sikap KMSR. Hasil dari forum tadi malam mengarah pada pernyataan sikap dari ketua himpunan dan unit untuk siap proaktif memperbaiki kemahasiswaan ITB. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa bila kongres harus bubar dikarenakan kuota gk cukup tanggal 2 April nanti ataupun keinginan kongres untuk membubarkan diri maka ketua himpunan dan unit siap untuk kembali ke FKHJU (Forum Ketua Himpunan Jurusan dan Unit). Kondisi seperti itu kembali seperti saat setelah DEMA dibubarkan, kedaulatan tertinggi kemahasiswaan ITB ada di tangan para ‘dewa-dewa’ alias ketua himpunan maupun unit.

Akhirnya sebagai penutup muncul pertanyaan-pertanyaan yang bisa kita jawab masing-masing. sudahkah kita peduli?
– bagaimana dengan 10 ketua himpunan dan kurang lebih 70an ketua unit (jumlahnya lebih banyak) yang tidak datang?
– Bila akhirnya FKHJU ada lagi berarti kita seperti mengulang lagu lama namun dengan cover yang baru?
– Emang ada masalah apa sih di kemahasiswaan kita? Kenapa para dewa-dewa pun sampai harus turun tangan :P? tanya kenapa?

Sekedar ingin berbagi, hati kecil saya masih menolak FKHJU. sampai saat ini saya masih setuju bahwa fungsi legislatif KM ITB sebaiknya ada di kongres KM ITB

Mengutip kata-kata seorang “bangun kembali visi kemahasiswaan kita bukan hanya di himpunan, tapi di ITB, di Indonesia, dan dunia”

12 thoughts on “Kongres B***r (Kecewa oh kecewa)

  1. fit.. si zehn udah jadi ketua LFM..

    nyangkut masalah kongres.. seperti yang udah gw bilang di forum malem itu.. masalahnya ada dua.. sistemnya atau orangnya.. kalo ngeliat isi dari AD/ART yang baru.harusnya udah bisa ngejawab permasalahan di sistem. tapi buat masalah orangnya.. ini yang susah.. kunci nya ada di peran kabinet.. dan siapa yang dipercaya sama elemen-elemen buat megang kabinet.. bukan dari jumlah pemilih..

    rekor jumlah partisipan terbesar di pemilu KM ITB itu waktu kabinetnya anam.. tapi kalo diliat-liat lagi ternyata waktu itu malah banyak yang gak mendukung kabinetnya.. sampe kekurangan resource malah.. bingung gak tuh.. padahal lebih dari 80% pemillih waktu itu milih anam sebagai presiden..

    sekedar tambahan.. kalo mau ngeliat kondisi yang lebih baik.. coba ganti satu orang satu suara jadi satu himpunan/unit satu suara.. soalnya yang mendukung kinerja kabinet bukan pemilihnya.. tapi lembaga-lembaga yang jadi basis nya.. (yeah.. lagi-lagi ambiguitas konsepsi kemahasiswaan..)

    udah ah.. kayak ngepost di blog sendiri gini..

    tapi sepakat sama si sugi.. paling lama cuma 3 minggu tuh isu bergulir.. kecuali kalo si A menang.. wakakakakakak..

    peace ah… lain kali gw mampir lagi.. =P

  2. @dimas : thx, info ketua LFMny, gw kurang update nih.

    Antara sistem dan pelaku, menurut gw sih pelakunya gak ideal. Kalau menurut kahim gw sekarang, yg blm diganti, masalah ini gk akan selesai2. tapi gw sih melihat bahwa tidak ada yang benar-benar ideal di dunia ini, membuat kesalahan itu wajar tapi klo mengulang kesalahan itu bodoh atau kemunduran. jadi boleh gak klo gw bilang kembali ke FKHJU itu kemunduran😛 hehehehe (pandangan subjektif)

    “tapi sepakat sama si sugi.. paling lama cuma 3 minggu tuh isu bergulir.. kecuali kalo si A menang.. wakakakakakak..”
    hehehe maksudnya apa nih mas(TS si Z)

  3. @dimas : wah thx infonya tentang LFM.
    Gw sepakat klo pelaku sistem ini emang ‘gk ideal’ tapi kl menurut gw mah kuncinya gk hanya di kabinet. Klo mau menyalahkan orang sih, intinya masing-masing elemen blm ‘dewasa’ utk bsa menjalankan sistem seperti ini. Mungkin juga karena konsepsi gak mengakar kali yah (sepakat ma kata2 capres yang lu dukung).
    Tapi, karena gk dewasa aja nyalahin org, jd gw simpulkan emang gk ada yang benar2 ideal di dunia fana ini. Jadi berbuat kesalahan itu manusiawi, tapi klo mengulang kesalahan itu artinya kemunduran ato mgkn kasarnya bodoh kali yah.
    Jadi, bsa gw simpulkan klo misalnya sistem yang menurut gw cukup ideal ini harus digantikan ma sistem lama (ngertilah apa), bisa saja kan gw bilang kita mengalami kemunduran ato kebodohan. Jd Tolak FK*** hehehehe

    Terakhir buat mas TS si Z kalau mau melihat ITB satu jangan suka berprasangka donk. Siapa pun yang akan jd ketua kabinet entar mari kita dukung😀

  4. kata fitra..
    “Tapi, karena gk dewasa aja nyalahin org, jd gw simpulkan emang gk ada yang benar2 ideal di dunia fana ini. Jadi berbuat kesalahan itu manusiawi, tapi klo mengulang kesalahan itu artinya kemunduran ato mgkn kasarnya bodoh kali yah.”

    catet ya.. mengulang kesalahan itu artinya kemunduran.. coba diinget2.. berapa banyak kesalahan yang udah terulang? gw ngalamin 3 tahun kemunduran.. bosen mbak.. di mata gw.. apapun caranya pokoknya rezim tidak boleh berkuasa lagi.. karena gw kaga percaya ama mereka.. =P gw mencium ada bau granat dibalik bakwan.. ada sesuatu yang ngebuat “mereka” *lho.. kok.. hihihihi..* selalu kekeuh buat mempertahankan kedudukan di KM-ITB..

    hehehehe.. bukannya berprasangka.. tapi emang harus ada yang jadi oposisi disini.. kalo semua orang pikirannya sama apa serunya hidup??

  5. makasih fitra doanya.
    wah, kongres bubar?
    ada kongres aja, KM kita belom terkontrol dengan baik
    gmana kalo nggak ada?
    bakal ada FK*** ya sama aja.lha wong intine sami mawon…hehe
    toh sekarang juga mau ada senator unit
    stuju juga si sebenernya gw, siapapun presiden nya, minumnya….🙂
    ya intinya gw akan berusaha ngedukung dengan cara gw.

    tambahan gak penting:kalo Zulkaida itu temen sekampung gw, trus kalo Army itu temen sekelompok oskm gw.tinggal gw orangnya sukuisme ato OSKMisme.hehe…

  6. @dimas : “gw mencium ada bau granat dibalik bakwan”, waw enakan mencium bau udang dibalik bakwan hehehe gk penting gw.
    “tapi emang harus ada yang jadi oposisi disini”, sepakat😀,

    @zehn: hoh iya, waktu si zul blg dia dari purwokerto, yg gw ingat tmn gw dari sana ya lu, soalnya dulu pernah kebalik antara purwakarta dan purwokerto :p

  7. lu belum pernah kerja bareng komunis-komunis itu sih…

    but one thinks is remain certain I hate those guys and resist the military might

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s