ada apa denganmu guru?

Dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumah di dalam angkot, seorang wanita yang belum beranak mengalami sebuah kejadian yang menjadi pelajaran baru lagi untuknya, sebutlah wanita cantik ini bernama dia
Ketika dia berada di angkot, seorang ibu mengeluh tentang guru di sekolah anaknya (kebetulan juga ada anaknya disitu), sebutlah ibumu.
Ibumu mengeluh kalau guru-guru sekarang tidak sabaran dalam mendidik anak, cepat marah, harusnya guru-guru mengetahui psikologi anak seperti apa…
Dia yang mendengarnya sih cuma bisa senyum-senyum saja.

Seorang ibu lain yang berada di angkot itu dan membawa seorang anak kecil juga pun tidak berkata apa-apa, katakanlah ibuku.
Hingga akhirnya ibumu turun dari angkot dan tidak lama setelah itu
ibuku bertanya padaku “bagaimana dengan pelajarannya tadi??”
si ku menjawab “aku diajarin membaca sama ibu guru”
ibuku bertanya lagi “trus udah bisa membaca?”
si ku menjawab lagi “udah bisa… tapi tadi ibu guru marahin aku”
ibuku kaget dan bertanya “ibu guru marahin kenapa?”
si ku menjawab dengan innocent “katanya ibu guru aku lambat menulisnya”
ibuku menjawab dengan sabar “makanya aku merhatiin ibu guru baik-baik dan jangan sering ngobrol”
seraya mengelus dada dan menahan hati untuk memberi tanggapan negatif tentang sang guru…

Trus bagaimana dengan dia. dia masih di angkot itu kok, belum turun ataupun ketiduran (secara kalau pulang kantor kerjaan dia tertidur di angkot).
Dia pun menyahut dalam hati “ada apa dengan guru-guru sekarang, sebegitu parahnya kah anak sekarang. Bagaimana kalau anak saya diajar guru seperti itu”

Dia teringat cerita dari mama helvy tentang anaknya, mas faiz, yang bercerita tentang guru sekolahnya. Tidak lupa si dia berdoa semoga bisa menjadi ibu seperti mama helvy yang memiliki seorang faiz… kyaaaaa

Untuk guru-guru TK, SD, SMP, dan SMAku…
How I love you so much…

8 thoughts on “ada apa denganmu guru?

  1. @Majalah ‘dewa-dewi’: wah nampar jidat… aneh jg yah… biasanya kan nampar pipi😛
    @Neo Forty-Nine: hehehhe kenapa mbak… guru kan pekerjaan yang cukup mulia😀

  2. kyaaaa, dari awal tulisan ini dah narsis abis.
    ckckckck.
    ngikutin2 aku lagi bawa2 nama mbak helvy dan dek faiz.hmmmmm….

    moga2 impianmu tuk seperti mbak helvy terwujud(ga sekalian minta suami kaya suaminya mbak helvy:D)
    *kalo aku sih minta istri kaya siti khadijah :D*

  3. kyaaa (ikut2an gw deh) narsis apaan… huuuuu
    oh blm sampai berdoa minta suami sih cuma berdoa minta anak hhahahahahhah (gk sebaliknya yah :D)
    salah tuh harusnya siti khadijah saya ubah yah…
    kl sy jadi co berdoa minta istri fatimah ato fitra (masyaAllah :D)…hehehhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s