ITB sebagai salah satu penerima MAKE Award 2007

Berita gembira buat stakeholder institusi tempat saya menuntut ilmu saat ini. ITB meraih penghargaan sebagai salah satu dari 11 pemenang MAKE (Most Admired Knowledge Entreprise) Awards 2007. Instansi yang lainnya yaitu Astra Internasional, Bank Indonesia, Bank Niaga, Bina Nusantara, BPKP, Medco, Telkom, Trans TV, Unilever Indonesia, XL. Lengkapnya baca disini

MAKE Award adalah penghargaan yang diberikan kepada organisasi yang telah menghargai pengetahuan yang dimilikinya sebagai intellectual capital dan mempunyai sistem untuk mengelola pengetahuan yang ada di dalamnya. Intinya MAKE Award merupakan bentuk reward yang diberikan kepada organisasi atau perusahaan dalam penerapan knowledge management.

Penilaian MAKE Award berdasarkan pada kualifikasi perusahaan yang berbasis pengetahuan, seperti menciptakan budaya perusahaan yang didorong oleh pengetahuan, mengembangkan pengetahuan karyawan melalui kepemimpinan manajemen senior, menyajikan produk, jasa, solusi yang berbasis pengetahuan, memaksimalkan modal intelektualitas perusahaan, menciptakan lingkungan untuk berbagi pengetahuan secara kolaboratif, menciptakan suatu organisasi pembelajaran, memberikan nilai tambah berdasarkan pengetahuan pelanggan, dan mentransformasikan pengetahuan menjadi nilai tambah untuk pemegang saham.(dikutip dari BUMN online)

Kebetulan penghargaan MAKE Award baru saja saya ketahui dua bulan belakangan ini karena knowledge management(KM) sendiri merupakan topik kerja praktekku. Cerita tentang MAKE Award pun banyak saya dapatkan dari pembimbing kerja praktek saya. Bahkan kebetulan saya diberi kesempatan untuk mencari tahu dan berbincang dengan manager pengelola KM di Medco Energi yang merupakan perusahaan langganan penerima MAKE Award setiap tahun. Tentunya saya tidak bermaksud menceritakan kenapa Medco bisa memperoleh MAKE Award. Namun terlebih karena kenapa ITB bisa menang MAKE Award. Bukan maksud saya menyepelekan ITB berhak sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut. Justru saya merasa sangat bangga sekali karena setelah saya mempelajari bidang knowledge management selama dua bulan belakangan ini, saya menyadari pentingnya implementasi knowledge management yang tersistemisasi dan kualitas sebuah organisasi yang dapat mengimplementasikan dengan baik. Dengan kata lain, menurut saya ITB dapat dikatakan sebagai sebuah institusi yang cukup berkualitas khususnya dalam hal manajerial karena mendapat penghargaan dalam penerapan knowledge management. Seharusnya saya tidak perlu jauh-jauh bertanya ke manajer KM Medco karena di kampus saya pun banyak ahlinya. Oleh karena itu saya ingin tahu faktor-faktor yang dimiliki kampusku ini sehingga memperoleh penghargaan MAKE Award.

Berbicara tentang kemenangan ITB tersebut mengingatkan saya cita-cita ITB. ITB yang merupakan salah satu BHMN memilik konsekuensi memiliki otonomi dalam hal kebijakan akademik, pembiayaan, dan manajerial. Salah satu goal/ konsekuensi dari BHMN yaitu bagaimana menerapkan manajemen modern yang mengutamakan nilai-nilai korporasi seperti transparansi, akuntabilitas, auditable, efisiensi dan efektifitas. Adanya MAKE Award ini artinya ITB cukup diakui dalam hal nilai-nilai korporasi itu.
Berbicara tentang ITB auditable, saya mendapat cerita tentang cita-cita ITB untuk dapat diaudit secara keseluruhan pada tahun 2010 (ITB Auditable) artinya seluruh elemen di bawah payung ITB akan diaudit seperti rektor, pegawai, dosen, termasuk mahasiswa (organisasi kemahasiswaan). Mendengar tentang audit mengingatkan saya ketika mengikuti diskusi/CoP (community of practice) Tax Audit di tempat KP saya (huff gak main2 lah). Dengan demikian, ketika organisasi kemahasiswaan (himpunan,unit,kongres,kabinet) tidak berubah kondisi seperti saat ini ingin diaudit maka saya pun tidak yakin apakah tahun 2010 ITB bisa memperoleh MAKE Award lagi. Oleh karena itu, masuk di akal ketika akhirnya ITB ingin ‘merapihkan’ kehidupan di kampus ini.
Pertanyaan yang muncul di kepala saya akhirnya kemajuan ITB selaku institusi terbaik bangsa dalam hal manajerial tersebut apakah dapat diikuti atau ditandingi oleh organisasi kemahasiswaan yang ada di bawahnya?

Berdasarkan pada tulisan ini, saya pun merasa bahwa konsep kemahasiswaan ITB mungkin harus berubah. Jangan sampai para aktivis kemahasiswaan ITB merupakan produk baru dengan pemikiran lama. Bayangkan saja kalau ITB sudah memikirkan seperti apa ITB nanti tahun 2010 atau waktu yang lebih maju lagi dan bagaimana caranya membawanya kesana, sedangkan organisasi kemahasiswaan ITB pernahkah bermimpi seperti apa kemahasiswaan ITB setahun, dua tahun, atau 10 tahun ke depan. Siapa yang mau menjawab tantangan itu?

Think globally act locally

One thought on “ITB sebagai salah satu penerima MAKE Award 2007

  1. Jangan sampai para aktivis kemahasiswaan ITB merupakan produk baru dengan pemikiran lama.

    setuju…

    “derapan langkah tatap ke depan ITB citra Ganesha…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s