kepergianmu

Di suatu saat ketika aku butuh kamu
tiba-tiba aku sadar kalau kamu tidak berada bersamaku…

kuhubungi kamu dan masih tersambung
aku yakin kamu masih ada di suatu tempat dimana aku tadi meninggalkanmu

kemana kamu?
segera kumencarimu dengan menelusuri perjalananku sebelumnya
hanya untuk menemuimu

kuhubungi lagi kamu dan masih tersambung
aku masih yakin kamu ada disana di suatu tempat yang tidak aku sadari

dimana kamu?
aku pun kembali kepada tempat-tempat yang kudatangi sebelumnya
hanya untuk membawamu kembali

kuhubungi kamu terakhir kalinya dan telah terputus
aku pun yakin kamu sudah tidak di sana lagi dan sulit bagiku untuk mencarimu
kuputuskan aku pun harus meninggalkanmu
Kehilanganmu membuatku kehilangan daya untuk
bagaimana caranya menyampaikan kekagumanku
bagaimana caranya menghubungi mereka
sudahlah, bagaimana pun aku harus merelakanmu
sekarang, aku harus mencari cara agar aku bisa menyampaikan kekagumanku

7 thoughts on “kepergianmu

  1. kenapa sih harus kata ‘kekagumanku’ yang di-bold biru?

    pasti ada hubungannya dengan… ehm.. ehm… .

    hehe, peace ah. eiya, satu hal lagi deh, you have to admit it first!

  2. Sabar ya,,,
    setidaknya yang kali ini kan kamu udah ada pengalaman dari yang sebelumnya, hahahahaha,,, (tapi pengalamannya jangan ditambah lagi,, kesian temanmu nemenin kamu napak tilas di tanah coklat kaya orang susah ^_^)
    .
    @qbl : hoi,,,ga nyambung kamuuuu
    makanya, postingannya dibaca bener2 dong
    postingan netral kok jadi di-jurus-kan ke arah ‘itu’ sih??😛

  3. @zakka: makasih bung zakka… smg bsa mjd amal😀

    @qbl: ckckck komentarnya provokatif nih🙂 hehehe …
    “you have to admit it first” -> kl memang itu jalannya akan tiba waktunya bal (hehehehe politis bgt jwbnku)

    @upik: makasih banyak yah jeng…
    aduh gk tau deh eike pasti sgt kesusahan kl gk ada kmuuu…

    yup emang postingan ini netral banget… tapi kl ada yg tiba2 berhubungan… nah itulah dia serendipity… (seperti judul film kesukaanku) udah baca keanehan2ku kan yg suka bsa menebak masa depan dan menghubung2kan…
    hehheheheh

  4. “WAHAI HAMBA ALLAH…………..”
    Saat kau hadir mengisi sejuta keindahan ku ingin engkau jadikan penyempurna dalam hidupku,
    kan tetapi takdik telah memisahkan kita,linangan air mata membasahi bumi ketidak adaanmu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s