Hukum yang aneh

Tidak sengaja tadi malam *alias dini hari* ketika masih terjaga, saya menonton sekilas tayangan berita di metro tv tentang pilkada sulsel *loh, bukannya sudah ada hasil akhirnya???kok masih ribut aja*. Berita tersebut seputar Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menetapkan pemilihan ulang di empat kabupaten di Sulsel membuat pendukung syahrul yasin limpo mengajukan penolakan atas keputusan tersebut. Bayangkan, kalau nantinya semua kandidat yang kalah di pilkada ingin mengajukan gugatan ke pengadilan karena berharap bisa bernasib sama seperti Amin Syam dan akhirnya pilkada diulang. wadoooh, bisa-bisa entar masyarakat semakin tidak percaya dengan pemilihan umum dan akhirnya jumlah pemilih menurun *moga2 ketakutan yang berlebihan*

Huff saya hanya bisa geleng kepala dan berpikir *kenapa sih hukum itu selalu bermasalah*.
Tiba-tiba saya ingat kalau dulu ibu saya pernah bilang kalau

“Bahasa indonesia adalah bidang yang sulit karena sastra bisa bermakna banyak”

maka nanti saya akan bilang ke anak saya

“hukum itu adalah bidang yang sangat sulit karena walaupun ada peraturan yang tertulis tapi setiap orang bisa mengartikannya beda-beda”.

Peraturan tertulis maupun keputusan pemimpin hukum pun masih bisa digugat @_@ ckckck…
Memang aneh bidang ini dan yang paling aneh kok yah anak teknik coba-coba jadi ahli hukum *nah loh itu pengalaman di kampus saya kali yah*.
Yah itulah, kadang saya bertanya-tanya apa enaknya yah mempelajari hal yang tidak pasti ini *hehehe, sedang sangat subjektif sekali*.

Eniwei, walaupun tidak nyambung saya punya pesan yang mungkin memotivasi buat teman-teman yang sedang mendalami bidang hukum. Sebenarnya bukan berasal dari saya tapi dari kata-kata sam kepada frodo (lord of the ring) ketika frodo hampir putus asa mengakhiri tugasnya sebagai pembawa cincin (di scene akhir LOTR 2),

“masih ada kebaikan di dunia dan itu pantas diperjuangkan”

8 thoughts on “Hukum yang aneh

  1. “masih ada kebaikan di dunia dan itu pantas diperjuangkan”

    Wah, terharu campur sedih dan rada kesel juga mendengar ini…saya tidak nonton bagian yang ini tapi saya berusaha membayangkan kondisi di setting film yang pada saat itu penuh dengan pengaruh kejahatan…menurut saya hal ini bisa jadi proyeksi dari penulis ceritanya akan keadaan yang dia alami di lingkungannya (Barat??) atau kecemasannya akan masa depan dunia…
    Klo di Indonesia??Kasus hukum yang sering terjadi di Indonesia memang unik dan ‘menggemaskan’, tapi harapan untuk menuju kehidupan hukum yang lebih baik mulai bermekaran…teman2 saya anak fakultas hukum mudah2an bisa dipercaya mengembalikan martabat Indonesia lewat hukum dan perundangan yang adil. untuk fitra banyak2in aja posting hal-hal positif di dunia maya ini, karena teman2 kita yang posting hal negatif lebih banyak…dari 100 situs yang menjadi konsumsi masyarakat internet Indonesia, belum ada satu pun yang berasal dari situs Islam atau dakwah (info dan riset dati Zaky IF)…semoga anak2 IF bisa banyak berkontribusi

  2. yang saya bingung mah waktu orang kpud-nya diwawawancara, bilang kalo mereka sendiri bingung karena belum ada aturan tata cara pilkada ulang… adanya juga penghitungan suara ulang. trus sekarang katanya kpudnya mo ngajuin peninjauan kembali. aduh, saya mah mending mikirin TA deh *ga nyambung*

  3. @fiqih: sbnrnya walaupun situs dakwah yg sudah banyak dibuat tapi secara ‘psikologis’ tidak sesuai dengan kesukaan masyarakat. nah, berarti perlu pendekatan psikologis utk mengubah kesukaan masyarakat😛 atau membungkus situs dakwah *halah, teori apa ini😀 *. gmn tuh😀

    @giaferdi: iya emang blm ada peraturannya akhirnya pake peraturan lain (wktu baca di media indonesia). gak jelas emang. iya saya mah mau mikir TA dulu deh yg belum dikerjain lagi😀. Ayo mbak maret di depan mata😛

  4. he..he..bisa aja nyepetnya. kalo analisa saya ada beberapa hal yang buat “hal itu” terjadi…
    1. pengguna internet di Indonesia kebanyakan emang orang yang punya akses, entah karena orang kantoran, kampus, atau anak2 yang cukup punya uang. dan dari mereka banyak yang menggunakan internet hanya untuk mengisi waktu nganggur. kalo kata orang bijak (gak tau sapa), orang nganggur tuch gampang tergoda ma rayuan setan, jadilah hal2 yang dibuka tuch yang kuranbg bermanfaat atau bahkan merugikan.
    2. orang baik di Indonesia masih memandang sebelah mata strategisnya internet sebagai ladang amal, atau bahkan takut menyentuh internet karena bisa2 kebawa ke hal2 negatif. jadilah kebaikan kurang jadi menu yang paling banyak di klik para pengguna internet.
    tapi itu proses sich. Btw, kita anak2 PPSDMS mo launch web baru (dimotori ma Zaky) namanya tarbiyah.online.com atau apa gitu, niatnya untuk menanggulangi itu. ntar ajak temen2 untuk aktif di sana yah, bentuknya forum diskusi (mungkin kayak faithfreedom yang suka boong itu…). dari hukum sampe internet, itulah karena Indonesia dan Islam harus dibangun dari berbagai fondasi

  5. @alief: hehehe iya yah indonesia aja?? mmm gk tau sih perbandingannya,,

    @fiqih:
    1. iya sih sepakat,, tapi analisa yg lbh pesimis lg krn org indonesia pada umumnya tdk terbiasa diberikan hal yg berat2… dsrh berpikir atau berdiskusi, dan semacamnya. akhirnya mempengaruhi kesukaannya sih😀

    2. hohohoho didukung,, bkn forum online aja,,, tapi dibungkusnya dgn pendekatan psikologis tadi itu😀, hehehehe

  6. hloo..padahal katanya kalo mau belajar hukum..di jurusan fisika aza..di sana ada hukum newton,hukum Ohm,hukum thermodinamika 1,2,3..:D

    with my IMHO saya setuju anak teknik perlu belajar hukum ya,asal gak terjun secara praktek aja..contoh yang perlu dipelajari hukum perdagangan (buat ngerti soal kontrak bisnis,HAKI,export-import dll)

  7. klo nanggapi hukum yang aneh

    mang di setiap balahan dunia mang udah aneh

    bag qt aneh tp bagi mereka biasa ja

    sama dengat sebuah adat/ kebudayaan

    aneh menurut qta

    tp kebiasaan menurut mereka

    mau gak mw hrs terima kan

    gak da yang aneh didunia ini klo menurut q

    yang ada biasa ato gak qta melihat realita yangada di hadapan qta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s