Paralel vs Seri

Tulisan ini tuh adalah kedua kalinya saya bercerita tentang wanita dan pria setelah tulisan “Perasaan vs Logika. Di kedua tulisan ini pun tidak ada bukti otentik yang saya paparkan. Semuanya semata-mata hanya berdasarkan pengalaman dan pendapat teman.

Benarkah seorang wanita lebih mampu melakukan pekerjaan banyak dalam waktu bersamaan dibandingkan pria???
Contoh kasus, ketika wanita diajak berbicara oleh dua orang berbeda dengan bahasa dalam waktu yang bersamaan, hal tersebut kadang kala tidak bisa dilakukan oleh pria?

Kata temen saya ada penelitian seperti itu, bahwa wanita lebih cenderung melakukan pekerjaan paralel dibandingkan pria.

ist2_2444614_busy_housewife_and_mother.jpgTiba-tiba saya jadi ingat presentasi tugas akhir mata kuliah Rekayasa Interaksi tentang dapur pintar. Saya waktu itu mengangkat salah satu latar belakang yaitu bagaimana wanita selalu dituntut untuk melakukan pekerjaan rumah dengan paralel. Nah dapur pintar bisa menjadi solusi membantu wanita menyelesaikan pekerjaan rumah. Namun, apabila hipotesa di atas benar berarti dapur pintar belum menjadi solusi yang perlu yah soalnya wanita adalah pribadi yang cenderung melakukan pekerjaan paralel. Ini gambaran latar belakang tersebut

Bagaimana dengan saya?
Ada yang bilang saya multitasking sekali, iya gitu???*mungkin ada hubungan dengan hipotesa di atas* tanpa saya sadari kali yah memiliki lebih dari satu fokus pekerjaan dalam suatu waktu menjadi makanan sejak sekolah. Tapi kayaknya sih biasa saja..

Ada seorang teman pria saya yang suka melakukan pekerjaan paralel dan berhasil tapi sayangnya dia bukan manusia 😀. Atau seharusnya dulu *mengingat tahun ini mungkin berubah😉 * Presiden KM ITB adalah wanita karena bisa melakukan tugas paralel sebagai MWA Wakil Mahasiswa .

wuih,,, akhirnya mencapai postingan yang ke-100Semoga semakin produktif dan bermanfaat buat diriku tentunya serta syukur-syukur ada manfaatnya bwt orang lain walaupun saya tidak bisa menjaminnya😉

5 thoughts on “Paralel vs Seri

  1. wah-wah baru nyadar nih kalo wanita emang bisa paralel, kalo aku perhatiin di keluargaku. mamaku emang kalo kerja bisa sambilan. tapi kalo papaku fokus ke satu kerjaan sampe selese.

    mungkin fenomena ini juga bisa dilihat dari ibu2 di indonesia yang ngurus anak sambil nonton sinetron, hihihi

  2. hee,, kataku gini fit..
    bakal lebih pas kalo paralel vs seri ini bukan di konteks ce vs co, tapi di konteks feminin vs maskulin. soalnya ce berkarakter maskulin ky saya (fakta ini terbukti melalui tes) susah melakukan hal-hal paralel dan lebih sering mengerjakan dengan cara serial…gituh

  3. huahahaha pertanyaan berikutnya, knp ibu2 diidentikkan ma nonton sinetron… ckckck…
    tapi klo ibu2 tuh klo lagi masak keliatan banget tuh multitaskingnya..sambil menggoreng bisa sambil motong2 juga,, sambil blender,, wuaah mantap,, tiga pekerjaan bisa dikerjakan sekalian..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s