antara TA dan pemilu

Suatu siang di suatu lab keahlian yang nyaman dan dingin di lantai 3 labtek V ITB, seorang mahasiswa tingkat akhir lagi mengerjakan tugas kuliahnya *bukan tugas akhir*. Tanpa persiapan ‘perangnya’ *apa coba*, dosen pembimbing si mahasiswa datang menghampiri dan berkata “gimana fit, roda gigi kita1.
si mahasiswa bingung harus menjawab apa dan akhirnya tersenyum😀 berkata “mmm,, hehehe iya Pak, belum dilanjutkan lagi”
*dasar lugu, dengan jujurnya mengaku kemalasannya*
si bapak pun dengan muka tersenyum membalas “memangnya kenapa belum dilanjutkan”
“belum ada progress semenjak bahan beberapa minggu lalu saya kirim bahannya Pak”
si bapak pun bertanya “memangnya ada kendala apa???”
si mahasiswa bingung menjawab karena sebenarnya kendalanya adalah… “belum eksplor lebih lagi Pak, bahannya masih terbatas”
si bapak pun mulai tidak sabar menghadapi si mahasiswa pembimbing “kalaupun tidak ada progress mungkin ada baiknya tetap bertemu dengan saya supaya kita bisa bicarakan bersama-sama karena yang terpenting dari tugas akhir adalah proses,, bla,,,bla,,,”
@_@ si mahasiswa hanya bisa terdiam dan tersenyum (pahit, dalam hati).

Di minggu pagi yang mendung di saat mungkin beberapa orang masih bermalas-malasan di tempat tidurnya, sang mahasiswa sedang bersiap-siap ke kampus. Bukan untuk mengerjakan TA tentunya namun untuk melaksanakan amanah menjadi seorang aktipis kampus.
Tiba-tiba sebuah sms masuk ke ponselnya yang berbunyi : “Teman2 kongres, hari ini tidak ada audiensi dengan panpel krn blm ada progress yang perlu dilaporkan”
Seketika, si mahasiswa pun bete. Eh, kok gitu sih, audiensi kok harus ada progress, yang penting kan audiensi perlu ketemu, besok kan udah mulai pembukaan pendaftaran, panpel perlu dipastikan siap untuk melaksanakan pemilu kembali, jangan sampai kelalaian terdahulu terulang *begitulah kira-kira gerutuan si mahasiswa*.

Siangnya si mahasiswa bertemu dengan teman kongres yang lain dan berkata “kenapa panpel menolak jadwal audiensi lagi, ibaratnya bimbingan TA, pembimbing dan anak bimbing tuh harus ketemu dalam jangka waktu tertentu walaupun gk ada progress”
*tanpa sadar si mahasiswa ngomong seperti itu, kalimat yang harusnya ditujukan ke dirinya sendiri*

Setelah itu dalam dirinya si mahasiswa ini berniat dalam hati “minggu ini harus bimbingan…” wuaaa…

1) istilah buat inspirasi TA sang mahasiswa

9 thoughts on “antara TA dan pemilu

  1. @adit-nya niez: hufff di list friend if04 di ym sy hampir 50% lebih statusnya ada hub dgn TA,, tentunya sy blm termasuk di dlmnya…
    huaaa,,, walaupun sbnrnya udh mulai stress jg ditanyain pertanyaan ttg TA trus😛

    @rani!: wuahahaha pra, posting terbaru kta sama2 ttg TA,, alama…

  2. assalamualaikum wr wb

    moga2 sukses ta dan pemilunya

    ngegembleng integritas tuh🙂

    salam silaturahmi

    arif rahman

  3. hhhmmnnnn,,,,
    sabar ya bu,,,,,,,,
    tanpa progress pun sebnrnya lbh baik utk ttp audensi, ya sekedar diskusi aja, terkadang bertemu utk berdiskusi bs memberikan manfaat yg lebih dr sekedar laporan progress aja, hohohohohhhooooo,,,,

    smangat y ibu aktipis!

  4. mang gmana caranya biar ga pake moderasi?
    ntar aja ah di macem2innya…
    ntar malah keapus lagi…
    mohon bimbingannya ya kak…
    hE…hE…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s