Teknologi Rapat

Setahun yang lalu masing teringat jelas ketika pertama kali masuk di Kongres KM ITB tentunya sebagai salah seorang senator. Kongres adalah badan legislatif mahasiswa terpusat di ITB. Kalau mendengar kata legislatif tentunya terpikir pekerjaan yang berbeda dengan eksekutif yaitu di tataran konsep. Kalau berbicara tentang konsep tentunya tidak akan jauh dari kata “rapat”… Busyet buat nyebutin rapat aja saya mesti panjang lebar dulu hahaha

Berbicara tentang rapat dan setahun lalu saya ingat akan sebuah kejadian.

senator XXXX: eh sudah baca rileks gak, kan ada usulan tuh gimana kalau rapat kongres entar pakai conference aja, jadi walaupun senator diluar kota masih bisa rapat

senatorygnotabeneanakIF: eh susah kali,,,,tenang walaupun entar bakal KP tetap weekend balik ke bandung kok… yah kalau conference rapatnya berarti semua harus ol barengan donk susah kali… *underestimate banget sih*

senator XXXX: tapi bagus juga tuh kalau conference aja kita rapatnya gak perlu ketemu donk gak perlu ampe malam

senatorygnotabeneanakIF: hooo, iya sih enak banget kalau gak perlu ketemu tapi sulit juga berdiskusi kalau di conference ;)) *hihihi tetep gak yakin*

dan beberapa hari yang lalu

AAA : assalamu’alaikum kakaaka
BBB : haha…
BBB : waalaikum salam…
CCC : wa’alaikumsalam warahamtullahi wabarakatuh
BBB : atas saran dari bung beni dibuatlah conf ini..
BBB : hehe,…
AAA : haduhhaduh..aku gak mau sidang online!!!!
BBB : lain x rapat kongres pake confrnc jg ja ya…
AAA : dasar!
BBB : biar ga ada wanita yg berkeliaran di pagi hari…haha..

dan di rapat online yang sebenarnya

Penanggungjawab (23:19:23): harus mufakat nih pen-sah-an nya. uni, sah uni?
Peserta I (23:19:37): iya,, segera pstikan yah
Peserta I (23:19:40): gk berubah2
PimpinanRapat (23:19:57): eh… pensahan ya?
PimpinanRapat (23:20:28): dengan membaca bismillahirrahmanirrahim… kita resmiken… daftar peserta fix FIM VI
Peserta II (23:20:46): dok dok dok

*pembahasan pun berlanjut dengan kabar perubahan peserta tiba-tiba karena ada yang tidak bisa mendadak dan segala hal lain yang dikerjakan hingga akhirnya rapat selesai juga dini hari*

Penanggungjawab (1:03:08): okeh
Penanggungjawab (1:03:15): kita tutup ya
Penanggungjawab (1:03:18): dengan hamdalah,
Penanggungjawab (1:03:20): istighfar
Penanggungjawab (1:03:24): dan doa penutup majelis
Penanggungjawab (1:03:29): sampai jumpa besok
Penanggungjawab (1:03:35): wassalamualaikum warahmatullah..
Peserta I (1:04:00): waalaikumsalam wr wb

Yah seperti itulah sekelumit perjalanan rapatku dari yang tatap muka ampe malam selama setahun yang lalu sampai yang namanya via layar tancap eh layar LCD😀 ampe malam juga.. dan akhirnya sekarang saya boleh berkata

wah ternyata rapat dengan conference itu enak juga. Karena pertama, tentunya tidak harus bertemu langsung, kedua tidak harus keliatan fokus ma orang berbicara (jadi saya bisa buka macam-macam saat sedang conference bahkan kerja tugas pun gak masalah toh gak ketahuan huahaha, kalau buat kepala daerah pasti gak bakal kena tegur presiden😉 ), ketiga saya jadi bisa menangkap semua perkataan orang karena masih bisa membaca tulisan sebelumnya (notulen otomatis dan akurat), dan keempat bisa santai sampai pagi tidak perlu pulang malam hahaha (ini buat yg ol dari kosan seperti saya😉 ), selanjutnya bisa ditambahkan sendiri…

Eniwei, saya jadi pengen cari ada teknologi conference ramai-ramai dan bisa menggunakan webcam wuaah tambah seru tuh kayaknya. apalagi kalau selama ini biasanya webcam hanya digunakan untuk chatting antara dua orang tapi nanti bisa lebih. Wuih edan, mari memasyarakatkan teknologi rapat yang realtime ini

Kesimpulannya adalah tidak ada yang tidak mungkin… Moral dari cerita ini khusus buat manusia-manusia yang hidup di zaman yang serba instan dan maju ini bahwa teknologi ada untuk memudahkan kita maka manfaatkanlah secara bijak dan tepat…

8 thoughts on “Teknologi Rapat

  1. gak seenak itu juga, fit…
    soalnya saya pernah rapat online ama anak2 dari universitas lain di indonesia…
    repot,, apalagi ada yang lemot kayak ayu gitu…jadi berkali2 rollback demi ngejelasin ke si orang lemot…
    terus kasian sama yang di daerah yang beda zona waktu ma kita,, di bandung masi jam 11, di papua udah jam 1 aja…

  2. kalo seenak itu pengen juga si fit. biar ga perlu rapat ampe pagi..! keinget yg kemarin aja, bbrp hari berturut2 pulang pagi… oh, God !! asyik juga nampaknya kl bs rapat online..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s