Aku sayang kamu kalau kamu sayang diri kamu*

Sepasang muda-mudi yang baru berstatuskan ‘in a relationship’ berbincang-bincang.

*Seorang pemuda bertanya tentang pendapat pasangannya bahwa dia seorang perokok. Niat awalnya sebenarnya ingin mengetes sejauh mana ‘perhatian’ si pemudi kepada dirinya sehingga dia berharap si pemudi akan mengeluarkan kalimat ampuh yaitu pelarangan secara halus dengan janji untuk membantu si pemuda agar berhenti merokok. Namun, sebenarnya si pemuda sudah siap bila si pemudi akan marah karena mengetahui dia perokok tapi disinilah si pemuda ingin menilai si pemudi. Namun jawaban yang muncul diluar dugaan si pemuda (siapa yang ngetes siapa) *

“kamu marah gak kalau aku merokok”

“hoo, kenapa harus marah? memangnya saya dirugikan apa saat ini”

“loh kamu tidak marah kalau aku merokok??? biasanya kan seorang cewek tidak suka kalau cowok merokok”

“yah, memang begitu umumnya. Tapi bagi saya sih merokok adalah urusan kesehatan masing-masing individu. Ngapain saya urusin, termasuk kalau kamu merokok”

“loh berarti kamu tidak memperhatikan kesehatan saya donk..”

“Yah ngapain saya harus merhatiin kamu. Toh kamu tidak memperhatikan diri kamu sendiri. Sudah tahu merokok berbahaya bagi kesehatan, menyebabkan kangker paru-paru, jantung, dan banyak penyakit lain yang mematikan, bahkan sampai sekarang saya tidak tahu apa kebaikannya dan yang terpenting juga merokok menghabiskan uang,,, saya gak habis pikir apa enaknya.
Saya tidak akan memperhatikan seseorang yang tidak memperhatikan dirinya sendiri karena saya tahu orang seperti itu tidak akan memperhatikan saya.”

“Analoginya begini, mencintai seseorang harus didahului dengan mencintai diri sendiri dulu. Kalau hal terdekat diri kita tidak bisa kita cintai bagaimana caranya kita bisa mencintai orang lain. dan mencintai diri sendiri harus didahului dengan mencintai siapa yang menciptakan diri kita”

“Jadi mengerti kenapa saya tidak peduli kamu mau merokok atau tidak… Tapi saya akan peduli kecuali kalau kamu merokok di depan saya, karena saya akan marah karena kamu merusak rasa cinta saya kepada diri saya. Sudah jelas-jelas saya akan merugi besar kalau di dekat seorang perokok”

“jadi kamu ingin mengatakan bahwa saya selama ini tidak sayang sama kamu”

“kamu loh yang bilang sendiri😉 “

Pesan sponsor:

Jangan lupa 31 Mei hari bebas tembakau di seluruh dunia

*sebenarnya agak geleuh (bener gak nih tulisannya) nulis judul diatas,,, iyuh,, cuih,,cuih,,, (apa coba😀 )

7 thoughts on “Aku sayang kamu kalau kamu sayang diri kamu*

  1. lah k rahmat komentarnya serius amat,,, hahaha,,,

    tapi bener jg rumit,, buktinya org yg cinta ma r*kok dan blm berhenti ampe skrg,,,tuh trmasuk cinta mati kali yah😛

  2. untung bagi saya, sebungkus rokok merek gudang garam yang langsung saya habis kan berdua di pos ronda bersama kawan ketika saya masih SD itu sudah cukup untuk membuat saya tidak merokok…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s