Jadi mawar atau melati?

Kenapa yah perempuan suka dilambangkan dengan bunga?

dan kenapa harus mawar?

Heh, kenapa saya tiba-tiba mikir begitu, beberapa saat lalu dapat pesan seperti ini:

“seperti halnya bunga, semakin baik, bagus, maka semakin banyak & rumit juga tntangannya untuk menjaganya, apalagi bunga mawar mempunya duri”

nah tidak hanya itu, tiba-tiba saya juga ingat pesan yang pernah saya terima dua tahun yang lalu, *wih baru nyadar dah lama juga*. Begini bunyi kalimatnya:

“Tetaplah menjadi mawar di tepi jurang sehingga tak semua laki-laki bisa menyentuhmu, Hingga seorang ikhwan terbaik datang memetikmu”

Hooo, bukan bermaksud apa-apa menulis kalimat di atas tapi mungkin bisa dijadikan inspirasi banyak orang. Kalimat di atas tuh katanya sih prinsip dari seorang akhwat temennya temen saya (ribet amat yah). Ok, sebenarnya saya tidak berniat berkomentar filosofis dari dua pesan di atas (biar pembaca saja yang komentar ^_^) tapi saya hanya ingin menjawab pertanyaan di atas dengan pikiran anak-anak saya (yah dulu waktu kecil saya pernah berpikir seperti ini).

Kenapa harus mawar?

Padahal sebenarnya saya bukan pengagum bunga mawar😛. Waktu kecil bahkan saya tidak menyukai bunga mawar… Aneh yah hahaha. Itulah saya tidak suka hal yang sudah banyak orang suka (semua orang suka sosok dokter saya malah sebaliknya huehehe, itu dulu).

Kenapa tidak suka mawar?

karena saya suka melati… Saya tidak menyukai bunga mawar karena merasa banyak orang tertipu suka bunga mawar padahal sebenarnya melati tuh lebih cantik, lebih patut disukai daripada mawar. Melati lebih memiliki banyak kelebihan dari mawar.

Kenapa suka melati?

Alasan pertama, karena melati harum baunya. Tanpa harus melihat bunganya kita sudah tahu ada melati di sekitar kita. Harumnya bisa tercium dari jarak radius yang tidak dekat. Kalau orang sering membuat kalimat “mawar harum semerbak”, saya merasa tertipu dengan kalimat itu karena saya tidak pernah bisa mencium bau bunga mawar. Coba bandingkan dengan bunga melati yang harumnya bisa bertahan sangat lama.

Dulu saya bingung kenapa mawar selalu dianggap bunga yang indah padahal kalau melihat bentuk saya lebih suka bunga tulip.

Alasan kedua, karena warnanya putih. karena mawar warnanya merah. Waktu kecil saya tidak suka warna merah karena banyak yang suka warna merah. Jadi, apakah bunga mawar banyak dikagumi karena ada durinya yah? entahlah…

Jadi, kesimpulannya tuh mungkin dulu saya merasa bunga mawar tuh bunga yang terlalu “show off” berbeda dengan bunga melati yang kecil dan sederhana walaupun sebenarnya dia punya kelebihan.

Hehehe itu pemikiran waktu masih kecil (SD), tapi sekarang saya baru sadar mawar ataupun melati sama saja. Keduanya punya kelebihan masing-masing dan keduanya juga punya pengagum masing-masing. Hehehe karena selera tiap orang kan berbeda. Dan, akhirnya sejak saya diberikan mawar putih di ulang tahun ke-18 saya jadi bisa mengagumi bunga mawar. Makasih bwt upik, ivan, fajrin ilham.. atas 4 tangkai bunga mawar putih indah pertama yang saya pernah dapat, alah jd mellow gini. Memang bentuknya mawar kayaknya lebih sempurna dari melati untuk digenggam.

Jadi, ada yang bisa ditambahkan kenapa memilih mawar atau melati?

-tulisannya sangat sederhana, efek pelarian dari suntuk cuma liatin dokumen “revisi TA fitra.doc” terus hihihi… Jadilah menulis hal yang terlintas di kepala-

19 thoughts on “Jadi mawar atau melati?

  1. Em…saya dari kecil suka mawar…ga tau kenapa..mungkin karna mawar tetap terlihat indah saat ia kering..meskipun kelopaknya berguguran perlahan, namun tetap terlihat indah karna masih ada kelopak lain yang menyokongnya..sedangkan melati akan rontok dan berhamburan seiring berjalannya waktu..ni jg saya tau karna di kamar miara melati yang dibiarkan mengering entah sudah berapa bulan..Disampignya ada melati yang tetap segar karna ia hanya imitasi,..

  2. hanay sebuah perumpamaan.
    yang indah2 itu adalah wanita.
    tapi ketika memilih mawar, mungkin karena mawar mewakili dari sekian banyak bunga yang terlihat indah.

  3. stuju kalo cewek diibaratkan sebagai bunga mawar.
    cewek memang punya dua sisi.
    kayak syair lagu
    “banyak bunga layu sebelum berkembang..ada yg terindah tapi wanginy tak harum…malah mungkin durinya lukai hati”
    nah!para pria seharusny maklum dgn hal ini. selain ada keharuman&keelokan yg bisa dinikmati, pasti ada juga duri yg bakal menancapkan luka.
    mangkany ada pria yg lebih suka dgn bunga edelweiss..tanya kenapa?!ho3!

    “Every rose has its thorn..Just like every night has its dawn..Just like every cowboy sings his sad, sad song”

    -pernyataan ini tidak mewakili para pejantan diluar sana, sy hanya seorang oknum-
    PISS!

  4. Melati bukannya bau orang meninggal? :-S

    Gw pengen jadi bunga matahari: cerah, semangat, kuat, tegar, mandiri tapi tetap terlihat cantik. I wanna be that woman🙂

  5. Assalamualikum Wr Wb..
    Sebelumnya salam kenal y

    Menurut Gw Pada Intinya semua Bunga itu Sama,Mau Mawar ,Melati dll,semua itu jenis bunga yg gunanya untuk berkembangbiak tumbuhan tsb…. mereka(Para Bunga)semuanya lebih Indah Ketika Hanya untuk dilihat saja,tanpa disentuh apa lagi dipetik karena,,,Ketika Bunga itu Dipetik Dari tanggkainya, maka Tidak lama kemudian dia akan Layu dan Mati,tidak ada lagi wanginya Apa lagi keindahan Warnanya yg dulu,dan Akhirnya ia dibuang dan campakkan begitu saja,padahal sebalumnya ia begitu berharga dan dipuja…..Begitu juga dengan wanita Ia akan terlihat anggun,mempesona ketika sang wanita tsb dapat menjaga dirinya,maka ia akan selalu dipuja,hingga nanti saat nya untuk dibawa oleh yg benar2 mengingininya,yaitu dibawa beserta tangkai ato pohonnya sehingga ia akan tetap dirwat dan dijaga,tidak hanya dipetik dinikmati sesaat dan dicampakkan…..duuh,(mungkin itu maksud menjadi bunga ditepi jurang)dan memang bunga2 disana sangat langka dan indah2 karena tidak ada hewan ato serangga yg bisa merusaknya,Sungguh betapa Berharganya wanita ,Hanya saja ia(wanita) tidak tau betapa berharga dirinya….

  6. Assalamu’alaikum
    salam kenal
    Mawar ato Melati sama2 indahnya..aku dulu juga sama kaya Ka’ Fitrasani,aku ga suka mawar karena merahnya tapi setelah aku besar aku baru tahu kenapa wanita lebih diidentikkan dengan mawar..karena mawar berduri dan duri itu mungkin di lambangkan hijab unutk wanita.

  7. >> rika
    Rik, MALES BGT DEH!!! Kek dari dulu suka sunflower ajaaaa. Hehe. Eniwei, sy dulu sukanya bunga lily. Tapi sekarang mah any flower can do. Apalagi kalo dikasinya 1 buket yang cuma 1 macem bunga itu (jgn yg bunganya macem2). Awwww…

  8. mendingan edelweiss udah idup di atas gunung… kecil pulak… engga sombong doi… ato g wijaya kusuma… baunya harum… mekar cuma semaleman… susah dapetnye…. kalo gw cuma suka bunga bank…:D

  9. Itu namanya persepsi. Sayangnya orang yang kritis, objektif, dan realistis kaya kamu di lingkungan kita sedikit. Jadi deh persepsi itu nyebar kemana-mana.

    tugas kita memperbanyak orang-orang seperti anda…untuk mengkikis persepsi yang tidak filosofis.

    think!

  10. ngomong2 ttg bunga, saya teh juga suka melati. Wanginya bener2 ada, ga seperti mawar yang kadang wanginya samar2. Bahkan walaupun sudah kering dan layu, masih ada wanginya yang tersisa.
    Saya suka melati, karena ia mekar seiring mentari di pagi hari. Tapi ia tak akan layu jika mentari tenggelam di barat.

    So???

  11. ehemmmmm
    aq emank dari kecil suka bungga melati soalx harum…
    indah mewangi soalnya aq sering diksih bunga mawar sama————– dia…..!!!!!!!!!!!!!!!

  12. hahaha…
    senangx bca komentar kwan2 yg lain…
    menurut saya pada dsarnya smua bunga itu sama,memiliki klebihan dan kekurangan…
    terlepas dari itu qt hrus mensyukuri adanya bunga itu…
    karena bunga itu indah yg harus qta rawat dan dinikmati …
    sekian dari saya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s