Ganti Pemimpin Bandung yang Lama

Disclaimer: Hati-hati dengan postingan saya yang ini karena mungkin dapat mempengaruhi pilihan Anda di Pilkada Kota Bandung, 10 Agustus 2008 ^_^

Walaupun sudah tinggal menghitung hari (10 Agustus 2008) proses pemilihan pemimpin kota Bandung, semoga postingan ini tetap bisa memberikan insight buat pencoblos atas siapa yang akan dipilih. Berbeda dengan postingan seorang blogger terkenal sekaligus dosen yang terang-terangan mendukung seorang calon atau bahkan mantan calon yang dulu saya dukung pun juga menghimbau untuk mendukung calon no. 2, Akhirnya, Kekuatan ITB bersatu. Namun begitu, saya malah terpikir mendukung untuk TIDAK mencoblos salah satu calon. Hal ini dilatarbelakangi dari acara debat cawalkot Bandung yang ditayangkan di TV One beberapa hari lalu.

Siapa yang saya maksud adalah calon yang notabene telah memimpin Bandung lima tahun terakhir ini. Terus terang waktu nonton debat kemarin saya benar-benar kecewa dengan setiap jawabannya ataupun caranya berkampanye. Saya merasa apa yang ingin beliau sampaikan kemarin adalah cukup banyak keberhasilan/kemajuan Bandung setelah beliau pimpin. Bahkan yang paling memalukan adalah ketika beliau dengan ‘geer’nya mengatakan bahwa pendapat kedua calon lain pun mendukung. Padahal bagi saya….

Yang mana yang beliau sebut dengan keberhasilan??? Yakin itu keberhasilan

Bila benar adanya pertambahan kawasan hijau disebut keberhasilan ataupun perkembangan Tegal Lega disebut dengan keberhasilan untuk lima tahun…

Maka sayang sekali karena bagi saya semua yang dia sebutkan sebagai keberhasilan adalah KURANG BAGI SAYA  untuk hitungan kepemimpinan selama LIMA TAHUN.

Apalagi kalau keberhasilan itu harus dikurangi dengan KEGAGALAN dalam tata kota maupun pengelolaan SAMPAH, mungkin saja HASILNYA MINUS

Pengelolaan sampah yang disebut beliau berhasil tapi selama 3 tahun terakhir sampah di dekat kampus tetap saja menumpuk…

Kekecewaan saya terhadap standar keberhasilan yang beliau katakan membuat saya ilfil. Ternyata bukan hanya saya yang kurang sreg dengan calon tersebut karena saya bimbingan pun obrolannya mengarah kesitu (pantesan lamaaaa). Pemimbing saya berpendapat bahwa dalam konteks pembelajaran (teteup dihubungkan dengan TA saya) ketika beliau (refer to calon pertama) menyampaikan hal yang disebut dengan keberhasilan maka harusnya diimbangi dengan berani menyampaikan apa saja KEKURANGAN beliau dalam memimpin Bandung.

Yap sekian uneg-uneg saya yang tidak punya hak untuk memilih minggu besok. Ini BUKAN black campaign karena saya TIDAK memaparkan DATA bohong tentang salah satu calon melainkan saya menyampaikan PENDAPAT saya. Lagipula sebenarnya posisi beliau yang telah memimpin sebelumnya cukup merugi karena bila tiga calon kemarin banyak mengumbar janji saat debat maka satu-satunya calon yang sulit saya percaya dan tentunya terkesan berlebihan yaitu calon pertama ^_^ karena apa yang telah dicapai selama ini tidak menggambarkan janji itu bakal tercapai. Yah lesson learned-nya adalah sebaiknya pemimpin daerah berganti tiap periode atau dengan kata lain cukup sekali menjabat itu adalah keputusan yang bijak.

Datangi TPS-TPS terdekat, 10 Agustus 08, Pilih Pemimpin Bandung dengan Bijak

-postingan ini tidak dihubungkan dengan keramatnya jam 8 tanggal 08-08-08 hari ini apalagi dengan no. 8 hahaha-

10 thoughts on “Ganti Pemimpin Bandung yang Lama

  1. Em….
    Jadi inget pas malem2 nax BG nempel poster BG…
    “Tempel dadanya”, jadinya poster promosi BG menutupi poster2 dada yg banyak bgt..ini bukan kejahatan kampanye..soalnya yang nutupin bukan calon laen..haha…

  2. hehe.. udah lewat batas ilfil dengan cara-cara kampanye yang menunjukkan kepuutusasaan dan hanya bermodal tampang dan sukuisme tanpa ide dan keinginan politik yang berpihak rakyat. seharusnya noda itu dibersihkan bukan dipertahankan.

  3. dari kampanyenya aja si DIA itu udah bikin kesel,, terlalu DIA sentris.. lah emang si wakilnya itu fungsinya apa?? jualannya pengalaman,, berarti juga pengalaman yang buruknya juga dong??

    coblos dadanya..emang di dadanya ada apaan sampe penting banget buat dicoblos.. huh.. bete.. gak jauh beda sama kasus pilgub dki,, coblos kumisnya.. penting banget ya?!?

  4. Ping-balik: Jumlah suara sebanding dengan dana kampanye « Berawal dari Mimpi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s