Miss Miss World

Alhamdulillah,
sebuah kata yang masih saya pelajari sampai sekarang bagaimana ketika mengatakannya maka hati saya benar-benar ikhlas bersyukur atas semua yang saya alami.
Saya ingat sebuah kejadian bagaimana efek ketika saya benar-benar memaknai kata alhamdulillah yaitu alhamdulillah saya memutuskan untuk berjilbab. Yeeeeahhhh postingan ini bukan bercerita tentang pengalaman pertama saya berjilbab karena tidak cocok dengan judul tulisan ini. Kenapa bisa muncul judul postingan di atas, mari kita merewind kejadian beberapa saat lalu di dunia maya.
*’ai’ dan zfm (bukan id ym yg sebenarnya) sedang memperbincangkan bagaimana cara saya membagi buku-buku kuliah saya ke orang-orang yang butuh hingga akhirnya muncul kalimat di bawah* (paragraf ini credit tuh zfm)
zfm: wah, tapi saya kan belum sempat mengucapkan salam perpisahan dengan miss dunia
zfm: bahkan belum sempat menggubah sebuah lagu… halah berlebihan
*sampai disini saya mau komentar dulu, teman saya ini memang pikirannya cukup kreatif kalau mikir sampai kadang-kadang saya bingung menghubungkannya. Ahahaha saya baru sadar banget loh sekarang keanehan kenapa tiba-tiba dia kepikiran menggubah lagu. Singkat kata:*
zfm: saya sudah menemukan lagu yang pas *langsung dong ketemu*
zfm: diambil dari lagu Big Big World
zfm: diganti judulnya jadi Miss Miss World
*ahahahaha seketika gw ngakak, nih orang kreatip juga kepikiran lagu itu. Ok kerja yang baik bung zakka, saya tunggu lagu lengkapnya, bila bagus maka akan dipertimbangkan bila nantinya saya harus pindah jalur ke dunia musik…ahahaha lebay*

Pembaca mungkin bingung kenapa tiba-tiba teman saya kepikiran mengucapkan salam perpisahan *yah saya berharap anda bingung karena apa gunanya saya cerita kalau semua udah tahu hehehe*. Okeh singkatnya ini bulan terakhir saya ngekos di dago 158 Bandung, yeah pede aja ngasi alamat toh besok juga udah gak ngekos disini ihihihi. Trus kedepannya tinggal dimana? Saya pindah ke kota terdekat yaitu tangerang dimana disitu ada keluarga dekat saya yaitu tante aka adik ibu saya. Dalam rangka apa? urusan saya di Bandung untuk sementara sudah selesain😀 dengan kata lain gak ada kerjaan lagi di Bandung terus daripada saya gebeje di Bandung mending saya ke jakarta memutuskan untuk menggunakan opportunity grant dari AMINEF. Lumayan lah sebagai langkah kecil untuk menapaki mimpi saya dan tentunya ikhlas banget karena ini bukan menggunakan uang saya dan juga negara saya tapi uang negara adidaya amerika >:) ahahaha licik mode on *moga-moga orang AMINEFnya gak baca :P*. Jadi, tau kan kenapa teman saya ingin mengucapkan salam perpisahan buat miss dunia😀. Padahal, saya mah masih yakin bakal sering ke Bandung. Entah kenapa kota itu sudah menyihir saya menjadi sahat betah di Bandung ahahaha.

Oke, sudah dua paragraf berlalu saya masih belum bercerita bagaimana saya memaknai kata “Alhamdulillah” saat ini. Sederhananya atas teman-teman yang menurut saya begitu sayang kepada saya dan orang-orang hebat yang begitu menginspirasi saya membuat saya bersyukur bahwa saya dianugrahkan banyak berkah oleh Allah SWT. Saya memang bukan seorang Oki lukman yang bisa menjadi inspirasi seorang atau lebih anak cacat *hehehe ketahuan saya habis nonton 3 besar Idola cilik ahaha* tapi saya bersyukur dengan teman-teman hebat yang saya miliki membuat saya menjadi merasa berharga. Apa yang saya alami beberapa saat kemarin yaitu ketika kebetulan jadi banyak berbagi dan diskusi dengan teman-teman saya tentang cinta, impian, persahabatas dan nasionalisme *sengaja dimiripin ma postingan lama :P*, saya mendapatkan banyak hal yang mungkin tidak banyak yang bisa disimpulkan tapi banyak hal yang bisa disyukuri.
Terbayang akan seseorang yang seumuran ma saya mungkin lahir di hari yang sama, dengan jenis kelamin yang sama pula tapi nasibnya berbeda jauh dengan saya. Dia terpaksa tinggal di lingkungan yang buruk bahkan orang-orang yang jahat. Wah alhamdulillah tidak terbayang bagaimana saya bila bernasib seperti itu.
Akhirnya membuat saya terdiam sejenak kemarin untuk sekedar berkata alhamdulillah yang setulus-tulusnya kepada Sang Pemilik diri ini atas kasih sayang yang berlimpah dihadirkan-Nya melalui orang-orang disekitar saya *secara fisik maupun tidak*.
Akhir kata mengutip kalimat seorang kk yang tidak boleh dipercaya seratus persen😛 *ini pesan orangnya sendiri*: kesuksesan biasanya terjadi saat diiringi oleh “hijrah”.

One thought on “Miss Miss World

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s