090909-09.09

what makes 09.09.09 so special???

Allah give me again what happiness is

Allah teach me about belief

Allah ask me to be patient

Allah remind me about grateful

so nothing is special except Allah will

Alhamdulillah

09.09 PM

Iklan

Doa untuk waktu yang terbatas

Belakangan ini, alias beberapa bulan terakhir saya tuh merasa dikejar-kejar waktu. Walaupun dari SMA saya tuh dah sering parno inget akan mati, yah ceritanya dari SMA entah kenapa saya merasa saya akan mati muda 😛 *panjang ceritanya kenapa saya punya firasat ini*. Tapi sekarang rasanya perasaan resahnya berbeda aja, kalau SMA tuh perasaan dikejar-kejar ma kematian itu membuat saya sering mencoba untuk interopeksi diri khususnya memperbaiki ibadah saya kepada Allah. Nah, tapi sekarang lebih menakutkan perasaan dikejar-kejar itu membuat saya tidak hanya berpikir tentang ketidaksempurnaan ibadah saya kepada Allah tapi juga ketidaksempurnaan saya karena belum mencapai apa yang saya ingin capai di dunia ini.

Mungkin terkesan serius untuk mencapai hal-hal yang diinginkan di dunia ini, tapi keinginan saya ‘sederhana’ karena saya ingin menjadi diri yang ‘spesial’ di hadapan-Nya, atas apa yang saya lakukan di dunia tempat saya singgah sekarang, ketika bertemu dengan Sang Pemilik Diri ini di tempat terindah dan spesial tentunya. Semangat itu terinspirasi oleh sebuah ayat AlQuran yaitu Al-Balad Ayat 12: “…Maka tidakkah sebaiknya (dengan hartanya itu) ia menempuh jalan yang mendaki lagi sulit? Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? yaitu melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir…

 Sederhananya adalah saya merasa belum menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Nah tiba-tiba perasaan dikejar waktu itu ter’ungkit’ lagi pagi ini. Yeah beginilah alkisahnya *lebay amat bahasanya*

Pagi ini tepat tiga hari berturut-turut saya ke bandara Soekarno Hatta (buset dah kayak pegawai bandara aja saya), kalau dua hari kemarin saya menjemput orang tapi hari ini saya melepas orang. Tepatnya saya melepas tiga orang yang sangat saya sayangi untuk pergi umroh yaitu Ibu saya, Nenek saya (Ibu dari ayah saya), dan tante saya (adik dari ayah saya).
Sedih rasanya melepas kepergian orang, hehehe enakan jadi orang yang pergi dan lebih enak lagi kalau diajak umroh ahahaha. Nah di saat sedih itu saya akhirnya hanya bisa berpesan jaga kesehatan bla-bla… tapi saya malah lupa bilang sesuatu, akhirnya saya berinisiatif sms kalau tidak salah isinya begini:
“Mama, jangan lupa yah doakan moga-moga kita nanti sama-sama bisa kesana.” *waktu ngirim ini entah kenapa saya jadi sedih banget, hehehe sedih karena sedang mengingatkan pada diri sendiri terhadap target yang saya harus capai untuk pergi haji bersama orang tua,,, kyabooo tapi oh tapi finansial aja saya belum siap :P*
dan ternyata balasan ibu saya tersayang, tercinta, tercantik, dan terhebat *edan gombal abis saya*:
Ya nak jaga diri jaga kesehatan dan jaga kehormatan insyaAllah kita sama2ke baitullah sama menantu dan cucu mama. Amin
*ziiiiiiiiinnnnggggggg,,,, beneran saya terpaku baca sms itu, errrr sedih sih tidak cuma tiba-tiba risih ahahahaha,,,*
Tapi di satu sisi sebenarnya saya girang, horeee masih ada waktu untuk saya mempersiapkan mimpi saya itu dan tentunya *ceritanya menghibur diri sendiri :P*

Ya Rabbi, semoga waktu berpihak padaku. Bersabar yah mama dan papa, semoga Allah memberikan umur yang panjang pada kalian berdua untuk menemaniku mencapai mimpiku dan mimpi kalian ^_^. *Yang baca wajib mengamini :P*

Miss Miss World

Alhamdulillah,
sebuah kata yang masih saya pelajari sampai sekarang bagaimana ketika mengatakannya maka hati saya benar-benar ikhlas bersyukur atas semua yang saya alami.
Saya ingat sebuah kejadian bagaimana efek ketika saya benar-benar memaknai kata alhamdulillah yaitu alhamdulillah saya memutuskan untuk berjilbab. Yeeeeahhhh postingan ini bukan bercerita tentang pengalaman pertama saya berjilbab karena tidak cocok dengan judul tulisan ini. Kenapa bisa muncul judul postingan di atas, mari kita merewind kejadian beberapa saat lalu di dunia maya.
*’ai’ dan zfm (bukan id ym yg sebenarnya) sedang memperbincangkan bagaimana cara saya membagi buku-buku kuliah saya ke orang-orang yang butuh hingga akhirnya muncul kalimat di bawah* (paragraf ini credit tuh zfm)
zfm: wah, tapi saya kan belum sempat mengucapkan salam perpisahan dengan miss dunia
zfm: bahkan belum sempat menggubah sebuah lagu… halah berlebihan
*sampai disini saya mau komentar dulu, teman saya ini memang pikirannya cukup kreatif kalau mikir sampai kadang-kadang saya bingung menghubungkannya. Ahahaha saya baru sadar banget loh sekarang keanehan kenapa tiba-tiba dia kepikiran menggubah lagu. Singkat kata:*
zfm: saya sudah menemukan lagu yang pas *langsung dong ketemu*
zfm: diambil dari lagu Big Big World
zfm: diganti judulnya jadi Miss Miss World
*ahahahaha seketika gw ngakak, nih orang kreatip juga kepikiran lagu itu. Ok kerja yang baik bung zakka, saya tunggu lagu lengkapnya, bila bagus maka akan dipertimbangkan bila nantinya saya harus pindah jalur ke dunia musik…ahahaha lebay*

Pembaca mungkin bingung kenapa tiba-tiba teman saya kepikiran mengucapkan salam perpisahan *yah saya berharap anda bingung karena apa gunanya saya cerita kalau semua udah tahu hehehe*. Okeh singkatnya ini bulan terakhir saya ngekos di dago 158 Bandung, yeah pede aja ngasi alamat toh besok juga udah gak ngekos disini ihihihi. Trus kedepannya tinggal dimana? Saya pindah ke kota terdekat yaitu tangerang dimana disitu ada keluarga dekat saya yaitu tante aka adik ibu saya. Dalam rangka apa? urusan saya di Bandung untuk sementara sudah selesain 😀 dengan kata lain gak ada kerjaan lagi di Bandung terus daripada saya gebeje di Bandung mending saya ke jakarta memutuskan untuk menggunakan opportunity grant dari AMINEF. Lumayan lah sebagai langkah kecil untuk menapaki mimpi saya dan tentunya ikhlas banget karena ini bukan menggunakan uang saya dan juga negara saya tapi uang negara adidaya amerika >:) ahahaha licik mode on *moga-moga orang AMINEFnya gak baca :P*. Jadi, tau kan kenapa teman saya ingin mengucapkan salam perpisahan buat miss dunia :D. Padahal, saya mah masih yakin bakal sering ke Bandung. Entah kenapa kota itu sudah menyihir saya menjadi sahat betah di Bandung ahahaha.

Oke, sudah dua paragraf berlalu saya masih belum bercerita bagaimana saya memaknai kata “Alhamdulillah” saat ini. Sederhananya atas teman-teman yang menurut saya begitu sayang kepada saya dan orang-orang hebat yang begitu menginspirasi saya membuat saya bersyukur bahwa saya dianugrahkan banyak berkah oleh Allah SWT. Saya memang bukan seorang Oki lukman yang bisa menjadi inspirasi seorang atau lebih anak cacat *hehehe ketahuan saya habis nonton 3 besar Idola cilik ahaha* tapi saya bersyukur dengan teman-teman hebat yang saya miliki membuat saya menjadi merasa berharga. Apa yang saya alami beberapa saat kemarin yaitu ketika kebetulan jadi banyak berbagi dan diskusi dengan teman-teman saya tentang cinta, impian, persahabatas dan nasionalisme *sengaja dimiripin ma postingan lama :P*, saya mendapatkan banyak hal yang mungkin tidak banyak yang bisa disimpulkan tapi banyak hal yang bisa disyukuri.
Terbayang akan seseorang yang seumuran ma saya mungkin lahir di hari yang sama, dengan jenis kelamin yang sama pula tapi nasibnya berbeda jauh dengan saya. Dia terpaksa tinggal di lingkungan yang buruk bahkan orang-orang yang jahat. Wah alhamdulillah tidak terbayang bagaimana saya bila bernasib seperti itu.
Akhirnya membuat saya terdiam sejenak kemarin untuk sekedar berkata alhamdulillah yang setulus-tulusnya kepada Sang Pemilik diri ini atas kasih sayang yang berlimpah dihadirkan-Nya melalui orang-orang disekitar saya *secara fisik maupun tidak*.
Akhir kata mengutip kalimat seorang kk yang tidak boleh dipercaya seratus persen 😛 *ini pesan orangnya sendiri*: kesuksesan biasanya terjadi saat diiringi oleh “hijrah”.

Oleh-oleh dari Kambing Jantan Movie

Akhirnya kesampaian juga nonton Kambing Jantan movie, oke buat yang mau caci maki film itu saya izinkan *kayak gw yang punya filmnya aja*. Wajar bila banyak yang kecewa dengan filmnya, saya aja ngantuk nontonnya :P. Salah satu penyebab utamanya menurut saya karena pemilihan sutradara yang kurang tepat :P, kenapa harus rudi soedjarwo, kayak tidak ada sutradara lain aja *ini sentimen pribadi hehehe*. Apa yang ditampilkan oleh rudi soedjarwo tidak sesuai dengan harapan penonton yang rata-rata adalah pembaca buku kambing jantan.

Asumsi saya banyak orang yang berharap film ini akan membawa kelucuan dan kesegaran buat yang nonton, tapi ternyata oh ternyata kesegaran telah berlalu dengan banyaknya jeda atau diam dalam scene *soundtracknya tuh suara ZIIINNNNGGGG*. Selain itu akting tiap scene tuh Angular (istilah di komunitas plurk saya yang berarti KAKU). Pokoknya efek dari nonton kambing jantan buat saya adalah tangan saya merah-merah karena kebanyakan garuk2 alias GARING ahahaha, terus lidah saya capek karena kebanyakan bilang ERRRRRR karena gemes pada tiap scene yang mau dinuansain romantis tapi rasanya NORAK hehehe *pisss saya mewajari karena itu terjadi saat si Dika masih remaja :P*. Kemudian, rahang saya juga capek karena harus tertawa Terpaksa bukan atas kelucuan tapi kebodohan si kambing yang sungguh TERLALU *yeaaah si dika berhasil*

Waw, tiba-tiba saya terpaku dan menyadari kok tulisan saya dah sok-sok mau ngambil kerjaan orang-orang ini. Selain itu ada ungkapan terima kasih juga buat si kambing jantan, karena mau tidak mau saya mengakui salah satu blogger yang menginspirasi saya buat terjun di dunia blogging sejak tahun (2005) dan mulai aktif sejak 2006 yah si kambing jantan ini. Oleh karena itu, niatan awalnya sebenarnya tulisan ini untuk mengenal tulisan-tulisan pertama saya di dunia blog, hehehe walaupun akhirnya jadi melenceng dengan komentarin film kambing jantan.

Awal mula, saya menulis blog yaitu pada suatu hari di bulan Mei 2005 dengan menggunakan fasilitas blog sederhana dari sebuah situs jejaring sosial yang saat ini sudah ditinggalkan banyak penggemarnya hehehe. Tulisan pertama saya berjudul first time *judulnya paaasss*. Bila mengingat masa lalu, awalnya dulu saya sering banget baca blog seorang berpengaruh yang akhirnya jadi papski saya di kabinet, isi blognya tuh wuenak dibaca, lucu dan juga romantis *ahahaha kalau gak salah memang dulu awal-awalnya ada tulisan yang gw suka- tapi sayangnya sekarang sudah jarang berkunjung ke blog itu 😛 *. Kemudian di bulan-bulan berikutnya, saya vakum lagi menulis. Hingga akhirnya *kalau tidak salah :P* saya membaca novel Kambing Jantan dan mendorong saya menulis tulisan-tulisan ini di bulan Januari 2006. *kalau dibaca lagi jadinya malu karena berasa agak-agak kampring ihihihihi*. Beberapa bulan saya menekuni blogging di fs akhirnya saya pun memutuskan untuk memiliki rumah baru yang sampai sekarang masih nyaman saya tempati. April 2006 akhirnya muncul sebuah tulisan baru di rumah baru saya yaitu try to start. Dengan begitu bila dihitung-hitung rumah saya sudah hampir berumur 3 tahun. Kalau dianalogikan seorang manusia maka orang yang beruntung adalah ketika bisa lebih baik setiap waktu. Nah apakah blog saya masuk kategori beruntung? *hufff menyadari saya kebanyakan mikir dan bertanya tapi akhirnya bingung sendiri buat menjawabnya :P*.

Terlepas dari kebingungan apakah blog saya cukup beruntung atau tidak, tapi tetap saja saya mesti banyak bersyukur atas keberadaan rumah ini karena lewat tulisan saya berbagi kebahagiaan, kesedihan, kekaguman dan inspirasi, rahasia *walaupun tetap saja saya membuatnya terkesan bukan rahasia :P*,  dan semuanya terangkum disini. Terima kasih bila akhirnya lewat tulisan saya menemukan soulmates (minimal: blog ini salah satu soulmate juga kan :P).

Last but not least *ini kata-kata kesukaan saya waktu awal2 ngeblog :P* Terima kasih buat Kambing Jantan Movie yang memunculkan lagi semangat menulis di diri saya. Menyadarkan bahwa saya memang bukan sastrawan sehingga tulisan saya tidak harus selalu serius :). Seperti yang pernah saya tulis, menulis itu untuk saya sendiri :), syukur alhamdulillah bila akhirnya lewat tulisan saya bisa berbagi pelajaran (baik dan buruk tentunya), semangat, dan harapan buat banyak orang :). Tapi sejatinya, *silet mode on* saya tidak bisa memberi orang semangat dan harapan bila saya sendiri tidak tersemangati :).

*Sudah lama tidak merasakan kebahagiaan setelah menulis ^_^ terima kasih mbing*

Bersyukur dan Mencinta

Ya Allah dekatkanlah aku dengan orang-orang yang shaleh…

Orang-orang yang menerangi hatiku dengan cahaya-Mu

Orang-orang yang membuatku selalu ingat tujuan akhir-Ku untuk mencari ridha-Mu

Orang-orang yang memotivasiku untuk selalu bermanfaat buat orang lain…

Ya Allah Terima kasih… Engkau melimpahkannya kepadaku…

Berkahi jalanku untuk bertemu dengan-Mu…

-Seribu kata tidak mampu melampiaskan rasa syukur yang sangat besar ini…

Seribu air mata yang keluar pun tidak mampu menggambarkan kebahagiaan ini…

Ku harus wujudkan Seribu ungkapan cintaku pada-Mu Ya Rabb…

Semoga Kau menerima cintaku kelak

ditulis di tumblrku, 07/07/2008

Saham Orang Makassar di Museum Bahari

Saya dulu benci malaaas sekali belajar sejarah. Sejarah itu layaknya pelajaran biologi di bidang sosial, benar-benar membosankan. Belajar sejarah itu dulunya seperti menghabiskan waktu hidup untuk menghapalkan hal-hal yang tidak tahu apa manfaatnya. Kalau dilanjutkan lagi cerita tentang muaknya saya dengan sejarah bisa-bisa orang yang suka sejarah bisa muak juga ma saya ahahaha.

Tapi se’benci-benci’nya saya ma sejarah toh saya ternyata lagi suka-sukanya berkunjung ke museum. Alasan pertama sih suka melihat benda-benda eksotis, hehehe ini ada hubungan dengan fotografi pastinya. Alasan kedua yaitu kelihatannya saya sedang tertarik untuk memperkaya wawasan saya tentang berbagai hal, deuh berat amat alasannya khususnya sejarah. Seperti halnya dulu saya tidak suka menulis dan akhirnya sekarang jadi suka menulis, mungkin itu dapat menjadi alasan kenapa sekarang saya tertarik dengan sejarah. Alasan lain yang sebenarnya ingin saya tutupi adalah karena kayaknya hampir semua mal-mal besar di Indonesia sudah saya datangi ahahaha tapi justru museum-museum terkenal di Indonesia belum semua saya datangi. Padahal mungkin banyak orang-orang non-Indo jauh-jauh datang ke Indonesia untuk ke tempat-tempat itu, *intinya saya tidak mau kalah :P*.

Dimulai saat dua minggu lalu berlibur ke Jogja dan berjalan-jalan di kompleks keraton, dengan ditemani tur guide yang dengan setianya bercerita banyak tentang sejarah keraton. Setelah saya kembali ke Jakarta (sebenarnya ke bandung dulu) akhirnya saya jadi terpikir ingin ke museum lagi. Yang terpikir yah satu tempat di Jakarta, tempat dimana terdapat berbagai museum, yaitu kota tua jakarta. Akhirnya berangkatlah saya ke kota tua dengan busway, mudah sekali.

Sampai di Kota, museum pertama yang saya kunjungi adalah museum fatahillah, isinya banyak berhubungan dengan sejarah jakarta/jayakarta/batavia. Apa saja yang saya lihat di dalam museum itu, hehehe jangan minta saya sebutkan semuanya karena buanyak banget… Yang saya ingat banget adalah pada umumnya properti dalam museum pasti ada hubungannya dengan sejarah portugis yang datang ke Indonesia sehingga mengingatkan saya kembali bahwa kita pernah dijajah portugis hihihi serius saya hampir lupa dengan ini. Trus dari situ saya ke museum wayang dan museum seni rupa dan keramik (baru tahu ada museum ini) yang terdapat di dekat museum fatahillah. Beuh isinya capek juga ahahaha. Di museum seni rupa saya bisa menebak lukisan Affandi dari karakter tulisannya. Ya iyalah secara saya sudah cukup ‘muak’ liat lukisan narsis Affandi di Rumahnya seminggu sebelumnya. “Ada yang tahu berapa jumlah lukisan potret diri Affandi???” kayaknya banyak banget versinya, bahkan salah satu patung yang dia bikin aja potret diri, ckckck narsis ^^V. Kalau cerita ini dilanjutkan bisa-bisa nanti akan sangat membosankan seperti laporan perjalanan study tour anak SD ke museum-museum :P.

Sebenarnya hal menarik yang ingin saya ceritakan adalah museum terakhir yang saya kunjungi, museum terjauh di daerah kota tua jakarta itu yaitu yang terdapat di pelabuhan sunda kelapa, yaitu museum bahari. Dari kompleks museum fatahillah, saya mesti naik bemo dulu kesitu. Nah dari museum-museum yang saya datangi sebelumnya, ini museum tersepi, tercatat hanya saya dan teman saya yang datang berkunjung, dan juga ter’bobrok’ alias masih dalam renovasi karena ternyata dulunya bekas gudang disitu.

Jadi, yang menarik apanya?

Sebenarnya ketika masuk di awal saya disajikan beberapa catatan sejarah tentang Jakarta khususnya pelabuhan Sunda Kelapa. Tapi lama kelamaan, saya jadi sering membaca tentang sejarah pelaut bugis/makassar. Bahkan bila dibagi menjadi 3 masa sejarah bahari yaitu masa permulaan, pertengahan, dan saat ini. Masa permulaan itu berisi tentang sejarah berbagai pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia di sumatra, jawa, dan sulawesi. Nah dari masa pertengahan itu isinya tentang saudagar bugis maupun makassar semua. Waah mantap lah.. Jadi kalau mengakumulasi secara cepat sejarah-sejarah bahari yang saya baca didominasi dengan sejarah dari Makassar. Hingga akhirnya saya terpikir ingin bertanya,

Berapa saham orang bugis di Museum Bahari?

*Bugis dan Makassar sebenarnya adalah nama suku yang terdapat di daerah sulawesi selatan yang beribukota Makassar. Jadi maksud orang Makassar di judul saya tertuju pada semua orang yang mendiami sulsel, baik suku bugis atau makassar

Surat Rindu untuk Mama

Assalamualaikum. Ai, mama bilang sering nulis lagi donk di blognya. Ttg apa kek. Soalnya mama suka baca, apalagi kalau dia lagi rindu, he2…

Itulah sepotong sms dari ayahku.
Saya yang tadinya sedang mengerjakan draft  executive summary proyek pun segera ingin menyelesaikan kerjaan itu. Setelah draft itu selesai, akhirnya saya segera membuat membuka aplikasi notepad dan mulai mencoba menulis lagi. Sebenarnya sudah sering saya niatkan untuk menulis blog lagi tapi selalu terinterupsi dengan membuka facebook, komen plurk (ini sudah jarang sih), atau bermain dengan delphine (nama pet societyku :P), atau apapun itu, hehehe. Padahal banyak yang ingin diceritakan karena sejak lulus bulan oktober kemarin banyak hal-hal baru yang saya alami, kerjakan, dan datangi 😀 *Bukan kuliah-rapat-kosan lagi ihihihi*.
Nah, sekarang ceritanya bingung mau mulai cerita tentang apa. Jadi, saya memutuskan untuk me-list dulu hal-hal yang terlewatkan untuk ditulis. Jadi, di bulan kemarin ada apa sih?

Pertama, pengalaman pertama saya menjadi penyaji dan pemakalah di Konferensi Nasional Sistem Informasi 2009 kemarin yang diadakan oleh Teknik Informatika ITB dan UII dan diselenggarakan di Jogjakarta. Cerita menariknya adalah ketika saya membandingkan pengalaman di konferensi itu dengan pengalaman kedua menjadi pemakalah di Simposium Nasional Sistem Teknologi Informasi 2009 yang diadakan oleh Pascasarjana FE UGM dan diselenggarakan lagi-lagi di jogjakarta. Cerita menariknya adalah ketika saya masuk ke dalam dua lingkungan akademis dari latar belakang pendidikan berbeda, yang satu teknik yang satu sosial, ternyata menarik dan memang berbeda keduanya tapi sesungguhnya saling mengisi.

Kedua, pengalaman jalan-jalan. Sebenarnya kebetulan dan tidak direncanakan bulan januari, semua serba dadakan tapi hasilnya saya bisa jalan-jalan ke kota-kota yang baru buat saya seperti jogja dan malang. Hal yang menarik adalah tujuan utama berlibur bukan hanya menekankan pada tempat-tempat indah tapi juga perjalanan dan pertemuan dengan orang-orang yang tidak biasa kita temui. Contoh yang paling jelas adalah ketika saya ke surabaya dengan niatan utama ingin ke BROMO tapi batal sehingga bukan berarti liburan saya tidak menyenangkan ^_^.

Hah dua hal menarik di atas sebenarnya bisa jadi 4 tulisan ahahaha… nah sekarang waktunya membuat tulisan baru. Tulisan ini sebenarnya panjang lebar *menjadi luas* tujuannya untuk menyampaikan bahwa
I MISS U TOO MOM 😀
Terbukti terkadang tidak mudah menyampaikan rasa rindu kita kepada orang lain, bisa panjang lebar dulu seperti saya tadi 😛 atau mungkin dengan hal-hal tidak penting lain 🙂